Langsa | Tribuneindonesia.com
Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pelaksanaan pemilihan geuchik bagi Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) tingkat gampong yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat, dipastikan batal digelar.
Kegiatan yang sedianya diselenggarakan oleh Global Edukasi Prospek tersebut sebelumnya telah menyebarkan undangan ke seluruh gampong (desa). Namun hingga kini, belum ada kejelasan resmi terkait penyebab pembatalan kegiatan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu faktor yang memicu batalnya kegiatan adalah persoalan pembiayaan. Biaya Bimtek disebut-sebut akan dibebankan kepada masing-masing gampong, sehingga menimbulkan keberatan dari sejumlah pihak.
Di sisi lain, kebijakan pemerintah yang tengah mendorong efisiensi anggaran juga dinilai menjadi faktor yang turut mempengaruhi. Koordinator Solidaritas Masyarakat Sipil Kota Langsa (SOMASI) menilai, pelaksanaan kegiatan melalui pihak ketiga justru berpotensi menimbulkan pemborosan.
“Kalau memang ini penting, seharusnya dilaksanakan oleh pemerintah kota Langsa sendiri, bukan melalui pihak ketiga. Apalagi jika dibebankan ke gampong, ini jelas tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran,” ujarnya kepada tribuneindonesia.com, Selasa (28/04).
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan dana desa saat ini telah diatur secara ketat oleh pemerintah, sehingga tidak semua kegiatan dapat dibiayai, termasuk kegiatan Bimtek yang tidak bersentuhan langsung dengan prioritas pembangunan desa.
Regulasi tersebut tertuang dalam Permendesa PDTT Nomor 13 Tahun 2023 yang menitikberatkan penggunaan dana desa untuk penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, serta program prioritas lainnya. Selain itu, Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 juga menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran desa harus efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dengan adanya aturan tersebut, kegiatan yang dinilai tidak mendesak atau tidak berdampak langsung bagi masyarakat desa berpotensi tidak dapat dibiayai melalui dana desa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah Kota Langsa terkait pembatalan kegiatan tersebut.

















