Langsa | tribuneindonesiado.com — 27 April 2026 — M. Yakob, SH yang akrab disapa “Cobra”, resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PTPN I Regional VI untuk masa bakti 2026–2031. Ia terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI yang digelar di Hotel Polonia pada Sabtu (25/4/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Yakob meraih mayoritas suara, yakni 7 dari total 13 suara yang berasal dari perwakilan peserta pemilih seluruh Aceh. Sementara dua kandidat lainnya, Abdul Khalid dan Febriansyah, masing-masing memperoleh 3 suara.
Kegiatan Mubes VI ini dibuka langsung oleh Yudi Cahyadi yang didampingi jajaran manajemen, termasuk Operation Head T. Zein Ichwan dan Business Support Head Ifri Handi Lubis. Acara tersebut turut dihadiri sekitar 120 peserta dari internal PTPN IV Regional VI, mulai dari jajaran kantor pusat hingga perwakilan manajer kebun dan pabrik.
Dalam pernyataannya, M. Yakob menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi SPBUN.
“Ini adalah amanah besar. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan semua. Pencapaian ini bukan milik pribadi, melainkan milik kita bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa SPBUN memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan karyawan, meningkatkan produktivitas kerja, serta membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan manajemen perusahaan.
Menurutnya, keberhasilan organisasi ke depan sangat ditentukan oleh soliditas tim dan kesamaan visi seluruh pengurus. “Kunci utama kemajuan adalah kekompakan, kepercayaan, dan kerja sama yang sejalan,” tambahnya.
M. Yakob yang merupakan putra kelahiran Aceh Utara tahun 1975 juga dikenal aktif dalam organisasi kemasyarakatan, yakni Forum Masyarakat Aceh Utara yang berbasis di Kota Langsa.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota SPBUN untuk bersatu dalam langkah dan pemikiran demi mendorong kemajuan organisasi dan perusahaan.
“Dengan semangat ketulusan dan kebersamaan, kita harapkan PTPN IV Regional VI dapat menjadi lebih baik, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.
Pemilihan ini dinilai menjadi momentum penting bagi arah baru perjuangan serikat pekerja di lingkungan PTPN, terutama dalam menjawab tantangan kesejahteraan karyawan dan dinamika industri perkebunan ke depan. (Ct075)


















