Ikan Asal Amazon Kuasai Danau Tondano, Nasib Ikan Lokal dan Nelayan Kian Terhimpit

- Editor

Senin, 27 April 2026 - 01:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minahasa | Tribuneindonesia.com –Keseimbangan ekosistem di perairan Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin (27/04/26).

kini berada dalam kondisi mengkhawatirkan menyusul ledakan populasi ikan invasif jenis sapu-sapu.

Kehadiran spesies asing ini memicu keresahan mendalam bagi komunitas nelayan setempat yang menggantungkan hidup pada hasil danau.

Alih-alih mendapatkan ikan konsumsi yang bernilai ekonomis, jaring-jaring nelayan kini justru lebih sering dipenuhi oleh ikan yang secara visual dan nilai jual tidak laku di pasar lokal.

​Penurunan pendapatan menjadi dampak paling nyata yang dirasakan oleh para pencari ikan di kawasan tersebut.

Hendro, salah satu nelayan yang kerap beroperasi di Danau Tondano, mengungkapkan keluhannya terkait dominasi hasil tangkapan yang tidak menguntungkan tersebut.


Menurutnya, mayoritas ikan yang tersangkut di pukat miliknya saat ini adalah jenis sapu-sapu, yang hingga kini belum memiliki pangsa pasar atau nilai jual bagi warga Sulawesi Utara.


​Secara biologis, ikan yang berasal dari Sungai Amazon ini dikenal sebagai spesies tangguh dengan kemampuan reproduksi yang sangat masif.

Baca Juga:  Kadisdik Muslim Sampaikan Pesan dalam puisi di Malam Pembagian Hadiah Karnaval

Pertumbuhannya yang eksponensial di Danau Tondano diduga dipicu oleh ketiadaan predator alami yang mampu menekan populasi mereka.

Karakteristik adaptif ini membuat penyebaran ikan sapu-sapu menjadi sulit dikendalikan dan mulai mendominasi wilayah perairan tersebut dalam waktu singkat.

​Para ahli lingkungan memperingatkan bahwa jika fenomena ini dibiarkan tanpa penanganan serius, dampak ekologis yang lebih luas akan segera terjadi.

Ikan sapu-sapu memiliki kecenderungan merusak struktur dasar perairan dan berpotensi memenangkan kompetisi ruang serta makanan melawan spesies endemik.


Hal ini dikhawatirkan akan memutus rantai makanan lokal dan perlahan-lahan mengeliminasi populasi ikan asli Danau Tondano.


​Saat ini, masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah strategis guna mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.

Diperlukan upaya terpadu, baik melalui normalisasi ekosistem maupun edukasi pemanfaatan ikan sapu-sapu agar tidak hanya menjadi limbah yang merugikan.

Perlindungan terhadap keanekaragaman hayati Danau Tondano menjadi harga mati demi menjaga keberlangsungan ekonomi dan lingkungan bagi generasi mendatang. (talia)

Berita Terkait

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Feature dan Opini

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:30