Bitung | Tribuneindonesia.com –Sebuah senyum bahagia terpancar di wilayah Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, Senin (27/04/26).
Diketahui, rumah yang sebelumnya tak layak huni kini telah berdiri kokoh dan siap ditinggali kembali oleh pemiliknya.
Transformasi hunian tersebut merupakan buah manis dari program bakti sosial TNI Angkatan Laut melalui Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral VIII.
Program bedah rumah ini dilaksanakan sebagai bentuk nyata kepedulian institusi militer terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir Kota Bitung.
Peresmian hasil bedah rumah ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda (Laksda) TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla.
Kehadiran jenderal bintang dua tersebut menegaskan betapa krusialnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.
Tak sendirian, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi didampingi oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., beserta jajaran unsur Forkopimda Kota Bitung.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Laksda TNI Dery menekankan bahwa aksi sosial ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan tertinggi TNI AL.
Fokus utamanya adalah menyasar masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar mendapatkan standar kehidupan yang lebih baik.
“Seperti yang saya sampaikan, ini memang diprogramkan di Angkatan Laut. Ada perintah dari Bapak Kepala Staf Angkatan Laut untuk membantu masyarakat di pesisir. Apabila ada yang perlu diperbaiki atau dibedah rumahnya, kita coba bantu,”
ujar Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi.
Lebih lanjut, Jenderal berbintang dua ini menjelaskan bahwa Satrol Kodaeral VIII di Bitung secara aktif melakukan survei di lapangan.
Hasilnya, ditemukan satu hunian yang kondisinya sangat memprihatinkan sehingga diputuskan untuk menjadi target utama renovasi.
Ia pun menggarisbawahi bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah.
Tanpa integrasi antarlembaga, proyek sosial seperti ini akan sulit mencapai hasil yang maksimal bagi masyarakat luas.
“Kami berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bapak Walikota serta seluruh Forkopimda Bitung. Kami tidak sendirian, karena kami harus berintegrasi sehingga satu rumah ini Alhamdulillah bisa kita bedah,”
tambahnya.
Harapan besar juga disematkan agar program ini tidak berhenti pada satu titik saja.
TNI AL berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kekuatan dan jangkauan program bakti sosial ini di masa mendatang jika sumber daya memungkinkan.
”Ini baru pertama kali kita lakukan karena memang program baru untuk mendukung masyarakat pesisir. Ini baru satu, tapi kita berdoa mudah-mudahan ke depan masih ada rumah-rumah lain yang bisa kita aksi untuk dibedah,”
tutup Laksda TNI Dery.
Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Bitung memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang diambil oleh jajaran Kodaeral VIII.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menegaskan bahwa pemerintah akan selalu terbuka untuk memfasilitasi program-program kemanusiaan serupa.

”Tanggapan kami tentu sangat positif dan berharap kegiatan ini berlanjut. Untuk melaksanakan bedah rumah, tentu ada indikator-indikatornya. Selama alasannya jelas, semua bisa didaftarkan. Kami siap membantu koordinasi agar kepentingan masyarakat terlayani,”
ungkap Wali Kota Hengky Honandar.
lebih lanjut Walikota Hengky menambahkan
“Selama Kegiatan tersebut untuk Masyarakat, Pemerintah Kota Siap membantu.”
tandas Hengky.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marvel Frits, E. D., S.E., M.Tr.Hanla.,CRMP., Kajari Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H., Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., serta Direktur Perumda Air Minum Duasudara, Alfred Salindeho, S.E. insan pers serta para tamu undangan lainnya. (kiti)

















