Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Belajarlah, hai negeri. Belajarlah, wahai bangsa Indonesia, kepada negeri India — bukan untuk menirunya, tetapi untuk membangun peradaban yang sejati. Rabu 19 Agustus 2026

India dengan 1,5 miliar jiwa mampu berdiri tegak, maju dalam ilmu pengetahuan, teknologi, digital, antariksa, dan pertahanan. Mereka membuktikan bahwa banyak penduduk bukan beban — melainkan kekuatan, asalkan dihargai pendidiknya, disejahterakan gurunya, dan dibangun dari akarnya.

Presiden India Droupadi Murmu secara langsung memberikan Penghargaan Nasional kepada Guru terbaik setiap tahun di Istana Presiden, dan beliau menegaskan: “Guru adalah pembangun bangsa. Mereka adalah arsitek masa depan negara.” Sementara Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan: “Guru tidak hanya memberi ilmu — mereka menanamkan energi positif dan membentuk watak bangsa.” Dan Menteri Pendidikan India Pralhad Joshi menegaskan: “Kualitas pendidikan bergantung pada kompetensi dan empati guru. Kita membangun negara maju melalui tangan para pendidik.”

Baca Juga:  Polsek Pancur Batu Gerebek Lokasi di Sibolangit, Tak Temukan Aktivitas Judi dan Narkoba

Maka almarhum Presiden B.J. Habibie pun pernah berkata:

“Pendidikan adalah tiket menuju masa depan; guru adalah penunjuk jalannya. Guru adalah sosok yang membuat yang sulit menjadi mungkin.”

Jika India dengan 1,5 miliar jiwa bisa maju sejauh itu — Indonesia yang hanya 250 juta jiwa, jauh lebih kaya alam, jauh lebih strategis — mengapa tidak bisa? Di mana letak pemimpin kita? Di mana arah eksekutif, legislatif, maupun edukatif? Apakah mereka lupa bahwa peradaban tidak dibangun dengan janji, melainkan dengan menghormati dan mensejahterakan mereka yang mendidik anak bangsa?

Kita tidak perlu meniru India. Kita hanya perlu belajar satu hal: hormati guru, sejahterakan pendidik, dan bangunlah peradaban dari ruang kelas, bukan dari atas kertas. Maka Indonesia pun akan berdiri tegak dan disegani dunia.

Berita Terkait

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Jangan Biarkan Bangsa Ini Berakhir dengan Ratapan Sejarah
Krisis Kepercayaan — Saatnya Kembali Membangun Kesejahteraan
Kemerdekaan Sejati — Hak Setiap Daerah, Kewajiban Setiap Pemimpin
Senjata Tidak Bisa Mengalahkan Cinta Rakyat pada Tanah Air
Maluku dan Indonesia Timur — Membangun Peradaban, Tapi Dianggap Anak Tiri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Pemkab Aceh Tamiang Gelar Uji Publik 11.916 Calon Penerima Bantuan Stimulan Rumah Rusak 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:36

Kepala UPTD SDN 21 Bireuen Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Penuh di Balik Raihan Dua Juara Festival Pawai Budaya HUT RI Ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:50

Kadisdik Muslim Sampaikan Pesan dalam puisi di Malam Pembagian Hadiah Karnaval

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:32

Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Pejabat Administrator Pemerintah Kab Aceh Tenggara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:23

Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram, Anak Disabilitas di Sawang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:18

Karnaval Budaya Bireuen Meriah, 135 Sekolah Tampilkan Keberagaman Nusantara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:17

Semarak HUT RI ke-81, BRI Kantor Cabang Pondok Gede Gelar Upacara dan Beragam Perlombaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:25

Jasa Raharja Gerak Cepat Pastikan Perlindungan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin di Lombok Barat

Berita Terbaru

Cerpen

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:59

Cerpen

Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:56

Cerpen

Kesombongan yang Menjatuhkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:54