TribuneIndonesia.Com I Deli Serdang-Empat cabang lomba menjadi arena Pesparani I yang mempertemukan perwakilan 14 paroki di Aula Cadika Lubuk Pakam pada Sabtu 3 Oktober 2026 ajang ini sekaligus menjadi tahapan seleksi menuju Pesparani tingkat Provinsi Sumatera Utara di Pematang siantar pada 23 Oktober 2026.
Pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong oleh dr H Asri Ludin Tambunan. Sejumlah peserta kemudian mengikuti rangkaian perlombaan yang mencakup paduan suara dewasa campuran, menyanyikan mazmur, cerdas cermat rohani, serta bertutur kitab suci. Asri Ludin Tambunan mengatakan kegiatan keagamaan perlu mendapat kesinambungan pelaksanaan. Ia berharap Pesparani dapat masuk agenda tahunan sehingga pembinaan peserta tidak berhenti pada satu penyelenggaraan.
Kita berharap kegiatan keagamaan seluruhnya menjadi salah satu acara tahunan yang rutin dilaksanakan. Tahun ini bertambah satu event, yaitu Pesparani. Semoga bisa menambah motivasi dan semangat untuk terus berkarya,” kata Asri Ludin. target berikutnya ialah Pematang siantar. Peserta terbaik dari ajang ini diproyeksikan memperkuat kontingen Sumatera Utara untuk menghadapi Pesparani tingkat nasional di Manado pada 2027.
Asri Ludin bahkan mengaitkan target tersebut dengan pengalaman kontingen Pesparawi yang telah berangkat mengikuti ajang nasional di Papua. kalau kemarin Pesparawi berangkat ke Papua, kenapa tidak Pesparani di Manado juga bisa. acara ini dari Deli Serdang dan untuk Deli Serdang. Semoga terbina dengan baik,” ujarnya.
Ketua II LP3KD, Indra Gunawan Tarigan, menyampaikan penghargaan atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan Pesparani. Ia meminta peserta tampil maksimal dengan tetap menjaga sportivitas selama perlombaan. terima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten yang telah mendukung kegiatan ini. Suatu kehormatan bagi kami umat Katolik yang ada di Deli Serdang,” ujar Indra.
Ketua II LP3KD Provinsi Sumatera Utara, Bonaraja Purba, melihat Pesparani memiliki fungsi lebih luas dibanding perlombaan. Perhelatan tersebut menjadi sarana pembinaan iman sekaligus mempererat hubungan antar umat di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, ras, dan agama yang beragam.
Ia mengajak umat Katolik mengambil peran sebagai duta perdamaian, keharmonisan, dan toleransi. umat Katolik kami ajak untuk menjadi duta perdamaian, duta keharmonisan, dan duta toleransi di tengah masyarakat Deli Serdang yang majemuk,” kata Bonaraja.
Bonaraja juga mengapresiasi dukungan berupa fasilitas serta bantuan moril dan materiel yang diberikan untuk pelaksanaan Pesparani. menurut dia, dukungan tersebut memperlihatkan perhatian terhadap pembinaan kehidupan keagamaan.
kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati. dukungan moril, materiel, dan fasilitas yang diberikan merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mengayomi seluruh umat beragama. Sinergi ini menunjukkan Pemkab Deli Serdang dapat berjalan beriringan, baik secara fisik maupun spiritual,” ujarnya. Pesparani I kini menjadi pintu menuju seleksi tingkat Sumatera Utara. Dari panggung Lubuk Pakam, para peserta membawa target lebih jauh. Pematangsiantar pada Oktober dan Manado pada 2027.(Ilham Gondrong)












