RAJA AMPAT – TribuneIndonesia.com – Keberadaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raja Ampat di tengah kawasan Kota Waisai kembali menjadi perhatian warga. Lokasinya yang berada di kawasan strategis dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang publik sekaligus kawasan usaha masyarakat.
Sejumlah warga yang ditemui di sekitar kawasan Tahura mengaku prihatin dengan kondisi lingkungan di lokasi tersebut. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui instansi terkait memberikan perhatian lebih serius, khususnya dalam menjaga kebersihan dan penataan kawasan.
Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kawasan Tahura sebenarnya memiliki potensi besar apabila dikelola dan dirawat secara berkelanjutan.
“Jadi saya berharap kepada pemerintah daerah untuk terus melakukan kebersihan di tempat ini. Tempat ini sebenarnya bagus untuk berjualan. Kalau Tahura ini dikelola dengan baik, tempatnya bagus,” ujarnya.
Menurutnya, posisi Tahura yang berada di tengah Kota Waisai menjadi salah satu alasan mengapa kawasan tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Mengapa saya menyampaikan itu, karena tempat ini berada di tengah Waisai. Semua orang lewat di putaran ini,” katanya.
Ia menilai Tahura tidak hanya memiliki fungsi sebagai kawasan hijau, tetapi juga dapat menjadi ruang yang menarik bagi masyarakat maupun pengunjung apabila ditata dengan baik.
“Menurut kami, Tahura ini tempat yang strategis dan menarik karena berada di tengah jalan. Jadi harapan kami, tempat ini tetap dijaga dan dirawat,” ucapnya.
Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat Tahura dari sisi keberadaannya sebagai kawasan hutan, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, penataan, pemanfaatan ruang, serta potensi ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Dengan posisi yang berada di kawasan perkotaan, keberadaan Tahura dinilai dapat menjadi salah satu wajah Kota Waisai apabila dikelola secara terarah dan tetap memperhatikan fungsi lingkungan.






















