Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Anggota Calon Paskibraka (Capaska) Kota Bitung di ruang rapat lantai 4 Kantor Walikota Bitung, Kamis (06/8/26).
Kegiatan penguatan kapasitas ini melibatkan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung untuk membekali para calon pengibar bendera dengan pemahaman hukum dan wawasan kebangsaan.
Kasi Intel Kejari Bitung, Justisi Wagiu, S.H., M.H., hadir membawakan materi utama mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Erwin Widihantono, S.H., M.H.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila dan gerakan Revolusi Mental guna menempa para pemuda menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, serta berjiwa kepemimpinan tinggi.
Di hadapan puluhan anggota Capaska, pihak kejaksaan mengingatkan bahwa sistem peradilan menerapkan prinsip kesetaraan di hadapan hukum (equality before the law).
Ia menegaskan tidak ada satu pun kelompok atau golongan masyarakat yang kebal terhadap jerat hukum, sehingga tindakan pencegahan sejak dini menjadi kunci utama menghindari pelanggaran formal.
Materi penyuluhan hukum tersebut secara khusus menyoroti sanksi tegas bagi pelaku tindak pidana korupsi maupun kejahatan pidana umum lainnya.
Pihak Kejari Bitung menerangkan secara rinci konsekuensi berat yang wajib ditanggung oleh siapa saja yang nekad menerabas regulasi demi keuntungan pribadi maupun kelompok.
Selain edukasi hukum baku, Kejaksaan Negeri Bitung mendorong para anggota Paskibraka untuk bijak serta bijaksana dalam mengoperasikan media sosial.
Generasi muda dituntut mampu menyaring informasi secara kritis, memastikan keakuratan data, dan menyebarkan konten yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan di ruang publik.
Mengakhiri sesi pembekalan, yang dilaksanakan pada Rabu (05/08), narasumber menaruh harapan besar agar seluruh peserta Diklat Capaska Kota Bitung mampu tampil sebagai agen perubahan positif di tengah masyarakat.
Karakter kepemimpinan yang terbentuk selama pelatihan diharapkan tercermin nyata melalui pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (kiti)



















