Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran

- Editor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Sungguh menyayat hati melihat kenyataan pahit hari ini: hadirlah sebuah generasi yang moralnya semakin hari semakin runtuh. Banyak orang sudah tidak lagi memiliki rasa takut kepada Tuhan, batas antara baik dan buruk pun semakin kabur. Yang lebih mengkhawatirkan, demi mengejar ketenaran dan agar dilihat banyak orang, mereka rela melakukan apa saja. Bahkan perbuatan yang sangat asusila dan seharusnya menjadi rahasia pribadi, justru sengaja direkam lalu disebarluaskan ke hadapan seluruh masyarakat. Rabu 5 Agustus 2026

Di mana akal sehat mereka? Tidakkah mereka berpikir sejenak apa dampak buruk yang akan ditimbulkannya? Ini adalah bukti nyata kegagalan mendasar: kegagalan orang tua dan lingkungan rumah tangga dalam menanamkan akhlak yang benar sejak kecil. Tidak ada didikan yang mendasarkan hidup pada ketakutan akan Tuhan dan kebenaran, sehingga yang tumbuh hanyalah ambisi dan keinginan bergengsi semata, tanpa peduli akan merusak siapa saja.

Kita baru saja melihat contoh yang sangat memalukan yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur. Sepasang pelajar di bawah umur melakukan hubungan yang tidak senonoh lalu rekamannya tersebar luas dan menjadi pembicaraan ramai di mana-mana. Hal ini sangat berbahaya sekali, terlebih bagi anak-anak dan generasi muda yang masih dalam masa pembentukan karakter. Apa yang mereka lihat kelak akan mereka tiru, dan ini akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Tim Beringas Polresta Deli Serdang Ringkus Pelaku Pembacokan di Depan Stadion Baharuddin Siregar

Sudah saatnya pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika, bertindak tegas dan nyata. Segala hal yang merusak moral dan melanggar norma kesusilaan harus segera diblokir dan disapu bersih dari jangkauan masyarakat. Jangan sampai demi kepentingan lain, aturan yang benar dilalaikan, padahal kerusakan yang ditimbulkan sudah menyebar ke mana-mana. Kebebasan berekspresi bukan berarti bebas melakukan hal yang kotor demi dipuji atau dikenal orang. Jika ini terus dibiarkan, kita sedang menyiapkan kehancuran bagi masa depan bangsa ini sendiri.

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04

Kapolres Bireuen Hadiri Pembukaan Ajang AKSIOMA Kemenag Bireuen 

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Sabtu, 19 September 2026 - 05:09

Dua Residivis Curanmor Ditangkap Saat Beraksi di Medan Kota

Sabtu, 19 September 2026 - 02:58

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Polres Bireuen Ajak Santri Berani Bicara Dan Melapor

Sabtu, 19 September 2026 - 02:38

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bireuen Salurkan Bantuan Sosial kepada Pengemudi Becak, Tukang Parkir Dan Ojek

Jumat, 18 September 2026 - 07:16

Memperingati HKGB Ke-74, Bhayangkari Cabang Bireuen gelar kegiatan olahraga bersama dan donor darah di Mapolres Bireuen

Jumat, 18 September 2026 - 04:00

IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta

Jumat, 18 September 2026 - 03:38

KBO Satlantas Polres Aceh Timur Diserang Saat Gagalkan Pencurian Kabel Tower, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terbaru