
RAJA AMPAT – TribuneIndonesia.com – Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Abdul Rahim Adra, SSTP, menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) dari program bantuan Presiden Republik Indonesia bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan akses dan distribusi.
Abdul Rahim mengatakan, pihak distrik terus berupaya memastikan bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat berdasarkan data penerima yang telah dihimpun dari masing-masing kampung.
“Bahan makanan sudah kami serahkan kepada warga. Kami berharap bantuan yang telah disalurkan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Abdul Rahim.
Menurutnya, program bantuan Presiden untuk wilayah 3T memiliki arti penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, termasuk warga di Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Raja Ampat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut hingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama mendukung program ini sehingga bantuan dapat diterima masyarakat,” katanya.
Disalurkan Bertahap
Abdul Rahim menjelaskan, penyaluran bantuan diserahkan kepada warga di Kampung Paam, Saupapir, dan Saukabu dengan mengacu pada data kepala keluarga (KK) dan daftar penerima yang sebelumnya t
bantuan tersebut,” ujarnya.
Adapun data yang tercatat dalam administrasi penyaluran mencakup sejumlah kampung di wilayah Waigeo Barat Kepulauan, yakni:
Kampung
Data 1
Data 2
Data 3
GAG
38
380
1.141
Manyaifun
90
900
2.701
Migsmangga
82
820
2.461
Paam
70
7.100
2.101
Saukabu
32
320
961
Saupapir
312
3.120
9.361
Abdul Rahim menegaskan, data tersebut merupakan bagian dari administrasi penyaluran dan akan terus disesuaikan dengan kondisi serta daftar penerima di lapangan.
“Kami berharap apa yang telah diberikan ini, meskipun tidak banyak, dapat membantu warga di beberapa kampung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama untuk mendukung program pemerintah,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan masyarakat diperlukan agar penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai data serta menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran program.
“Data yang sudah diserahkan harus dapat dijawab sesuai kebutuhan masyarakat di distrik, sehingga program pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh warga,” pungkas Abdul Rahim.

















