Diduga Ada Permainan dalam Eksekusi Tanah di Aceh Tengah, Samsurudin Soroti Putusan Pengadilan Negeri Takengon

- Editor

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah | Tribuneindonesia – Eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Takengon terhadap tanah yang diklaim milik Samsurudin menuai sorotan. Samsurudin menduga adanya permainan antara pihak pengadilan dengan SMA Negeri 1 Takengon dalam sengketa lahan tersebut.

Menurut Samsurudin, tanah yang disengketakan merupakan milik keluarganya yang sebelumnya dimiliki oleh M. Dali. Ia menyebut pihak keluarga memiliki dokumen kepemilikan yang dinilai kuat, mulai dari akta jual beli, bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga kwitansi pembayaran yang berkaitan dengan penggunaan lahan tersebut.

“Pihak sekolah tidak memiliki alas hak atau dokumen surat yang sah atas tanah tersebut. Namun anehnya pihak Pengadilan Negeri Takengon tetap memasang plang sita eksekusi,” ujar Samsurudin kepada awak media.

Ia menjelaskan, terdapat kwitansi yang menunjukkan bahwa pihak SMA Negeri 1 Takengon pernah membeli sebagian tanah milik M. Dali untuk pembangunan saluran air lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat pula bukti pembayaran dari Kantor BPMK Aceh Tengah yang disebut pernah menyewa tanah tersebut sebagai akses jalan keluar masuk kantor BPMK karena saat itu kantor tersebut belum memiliki akses jalan sendiri.

Baca Juga:  Peduli Infrastruktur, Anggota Satgas TMMD Ke-123 Pindahkan Ranting dijalan.

Samsurudin menilai kondisi itu memperkuat dugaan bahwa tanah tersebut memang merupakan milik keluarganya. Ia juga mempertanyakan dasar putusan yang memenangkan pihak sekolah dalam sengketa tersebut.

“Dulu lokasi SMA Negeri 1 Takengon sudah pernah diukur dan tidak pernah kekurangan satu sentimeter pun. Namun sekarang malah merampas lagi tanah milik M. Dali. Ada apa sebenarnya yang terjadi di Aceh Tengah ini?” kata Samsurudin.

Ia menduga telah terjadi kesepakatan antara pihak sekolah dengan pihak pengadilan sebelum proses sengketa diputuskan. Dugaan tersebut, menurutnya, muncul setelah adanya pemasangan plang sita eksekusi oleh pihak pengadilan meskipun keluarga mengaku memiliki bukti kepemilikan yang lengkap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pengadilan Negeri Takengon maupun SMA Negeri 1 Takengon terkait tudingan tersebut. ( Dian aksara)

Berita Terkait

Dr. Padriadi Wiharjokusumo, Advokat Medan yang Dicari Investor Asing dari Asia, Amerika hingga Eropa
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Layani Klien Internasional dalam Tiga Bahasa Asing, PW Law Firm Medan Terpilih Menerima Asia Best Choice Award 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:53

Dari Sampah Menjadi Karya Seni: Miftahussakdan Dorong Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan Melalui SavExpo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:35

Sambut Ramah Pengurus Alkhairaat, Kapolres Bitung Dukung Kelancaran Milad ke-79

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:43

Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:36

DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi

Berita Terbaru