Hakim PN Medan Tolak Prapid Tersangka Penganiayaan, Air Mata Orangtua Korban Pecah di Ruang Sidang

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN I TribuneIndonesia.com–Sidang pra peradilan kasus dugaan penganiayaan secara bersama-sama yang digelar di Pengadilan Negeri Medan berakhir dengan penolakan seluruh permohonan yang diajukan pemohon, PS dan rekan-rekannya. Putusan tersebut dibacakan Hakim tunggal Pinta Uli Tarigan dalam persidangan, Selasa (12/5/2026).

dalam pertimbangannya, hakim menilai penetapan status tersangka terhadap para pemohon telah memenuhi unsur bukti permulaan yang cukup. Bukti tersebut di antaranya dua dokumen visum dan keterangan empat orang saksi yang dinilai saling bersesuaian dengan fakta persidangan.

menolak permohonan pra peradilan seluruhnya yang diajukan pemohon,” ujar Hakim Pinta Uli Tarigan saat membacakan amar putusan.

Hakim juga menyatakan pihak pemohon beserta kuasa hukumnya tidak mampu membantah dasar hukum penetapan tersangka yang dilakukan penyidik.

Suasana haru menyelimuti ruang sidang usai putusan dibacakan. Orangtua korban penganiayaan, Leo Sihombing dan Marditta Silaban, terlihat menangis setelah majelis hakim menyatakan permohonan praperadilan ditolak seluruhnya.

dengan suara bergetar, Leo Sihombing mengaku lega setelah melewati proses panjang yang penuh tekanan emosional.

putusan ini menjadi jawaban atas penantian panjang dan doa yang terus dipanjatkan. Keadilan masih ada,” ucapnya sambil menahan tangis.

Baca Juga:  Bupati Dan Wakil Bupati Deli Serdang Beri Pengarahan Kepada seluruh OPD

hal senada disampaikan Marditta Silaban. Ia mengatakan perjuangan mencari keadilan dilakukan dengan penuh keterbatasan. Perjalanan dari Sidikalang ke Medan dijalani hanya dengan harapan agar perkara tersebut diproses secara adil di hadapan hukum.

menurutnya, selama mengikuti proses sidang pra peradilan, kondisi ekonomi keluarga membuat mereka harus bertahan dengan segala keterbatasan. Bahkan, keduanya sempat beristirahat dan menginap di area SPBU demi dapat terus mengikuti jalannya persidangan.

Meski demikian, perjuangan tersebut akhirnya terbayar setelah hakim memutuskan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan pihak pemohon.

Marditta berharap proses sidang pokok perkara selanjutnya dapat berjalan objektif dan bebas dari pengaruh narasi yang menyesatkan maupun informasi yang tidak benar.

kebenaran akhirnya menemukan jalannya. Harapannya proses hukum berikutnya berjalan adil sesuai fakta persidangan,” katanya.

Putusan tersebut sekaligus memperkuat langkah penyidik dalam menangani perkara dugaan penganiayaan brutal yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
BREAKING! Waisai Diselimuti Asap Karhutla, Ketua DPRK Raja Ampat Turun ke Jalan Bagikan Masker ke Warga
Tak Tinggal Diam! Ketua DPRK Raja Ampat Turun Langsung Bagikan Masker di Tengah Kepungan Asap
Bupati Raja Ampat Instruksikan Penggunaan Masker, Sekolah Diminta Sesuaikan Aktivitas Luar Ruangan
Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak
Geger! Dugaan Pelajar SMA Beli Miras di Lorong Masjid Agung Waisai, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Cegah Kejahatan, Polres Bitung Masuk Sekolah Lewat Polsama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:40

Intel Kodim Raja Ampat Klarifikasi Informasi Marga “Eks”: Hasil Pengecekan, Tidak Ada Personel dengan Identitas Dimaksud

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:35

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:10

Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:48

Ketua Umum DPP PPKMA Turun Tangan, Kepsek SMAN 1 Lawe Alas Tegaskan Pembayaran Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09

Pemulihan Pascabencana Satgas PRR Pastikan Program Langsa Berlanjut hingga 2028,300 Hektar Tambak Tebar 10Juta Benih udang Vename

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54

Unjuk Koreografi Energik, Pelajar SD dan SMP Semarakkan Lomba Modern Dance FPSL

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:31

BREAKING! Waisai Diselimuti Asap Karhutla, Ketua DPRK Raja Ampat Turun ke Jalan Bagikan Masker ke Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:30

Tak Tinggal Diam! Ketua DPRK Raja Ampat Turun Langsung Bagikan Masker di Tengah Kepungan Asap

Berita Terbaru