Rumah Ralimasiah Warga Desa Tanjung Raya Dibakar Malam Lebaran di Simeulue, Korban Bantah Tudingan Ilmu Hitam

- Editor

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMEULUE Tribune Indonesia.com Sebuah rumah milik warga di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Aceh, dilaporkan dibakar oleh sekelompok orang pada malam Lebaran, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban, Ralimasiah, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya memiliki ilmu hitam sebagaimana isu yang beredar di tengah masyarakat. Ia menegaskan selama ini tidak pernah memiliki persoalan dengan warga sekitar.

“Saya sudah 18 tahun mengajar di sekolah dan tidak pernah ada masalah dengan siapa pun. Kami juga tidak mengetahui apa persoalan sebenarnya hingga kejadian ini terjadi,” ujar Ralimasiah kepada wartawan.

Akibat peristiwa tersebut, rumah beserta seluruh harta benda milik korban hangus terbakar. Ralimasiah bersama keluarganya juga nyaris menjadi korban jiwa apabila tidak segera menyelamatkan diri saat kejadian berlangsung.

Baca Juga:  Pekebun Sawit Aceh Timur Gerah, di Tuduh Lahan Bodong dan Fiktif Serta Sarat Korupsi

“Kalau kami tidak cepat keluar, mungkin kami sekeluarga sudah menjadi korban dalam kebakaran itu,” katanya.

Ralimasiah berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut serta memberikan perlindungan kepada dirinya dan keluarga.

“Kami meminta keadilan dan perlindungan hukum. Kami berharap kejadian ini dapat diusut tuntas dan para pelaku segera ditangkap,” tegasnya.

Ia juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Simeulue terkait dugaan tindak pidana pembakaran dan/atau perusakan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.(*)

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:51

Sentra ABK Pagar Merbau ! Janji Layanan, Data yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:49

Waduk Bangun Mulia Dikejar, Banjir Sunggal Belum Usai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20

Sensus Ekonomi dan Data yang Belum Terjaring

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29

Aula Terapung dan Ujian Kreativitas Siswa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:50

Tekan Kasus DBD, Tim Puskesmas Tinombala dan Kelurahan Pateten Satu Gelar Fogging

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:57

Integrasikan Assessment Psikologi Sekolah, Pemkot Bitung Resmi Kukuhkan Forum Anak Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:40

Desa Binaan, Layanan Imigrasi, dan Janji yang Harus Dibuktikan

Berita Terbaru

Organisasi

Lembaran baru Tabur Bunga, PAN Medan Menata Barisan

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:51