Tiga Buronan Kabur dari Kualanamu, Polisi Dituding Lalai

- Editor

Sabtu, 10 Mei 2025 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I Tribuneindonesia.com

Aksi kabur tiga wanita berstatus buronan di Bandara Kualanamu gegerkan publik. Polisi dinilai gagal mengantisipasi pelarian.

Tiga perempuan Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Arini Ruth Yuni br Siringoringo, Erika br Siringoringo, dan Nurintan br Nababan, berhasil melarikan diri secara dramatis dari pengawasan aparat di Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (7/5/2025).

Ketiganya awalnya diamankan oleh petugas Imigrasi karena hendak kabur ke luar negeri. Proses penahanan berjalan lancar, namun situasi berubah ketika mereka diserahkan ke Polsek Bandara Kualanamu. Ketiga buronan membuat keributan di ruang tahanan dan memanfaatkan kelengahan aparat untuk melarikan diri.

Minimnya jumlah Polisi Wanita (Polwan) menjadi faktor krusial. Aparat pria tidak bisa melakukan tindakan fisik terhadap ketiga perempuan tersebut, dan inilah celah yang mereka manfaatkan. Mereka kabur dengan taksi dan sempat dikejar. Namun, menurut Kanit Polsek Bandara, saat taksi dihentikan di pintu keluar, ketiganya sudah berpindah ke mobil Mitsubishi Expander, sebagaimana terekam CCTV.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Kembali Adakan Haul Masyakikh dan Pelantikan GP Ansor Periode 2024 -- 2028

Kuasa hukum Doris Fenita br Marpaung, Henry Pakpahan, S.H., menyampaikan kritik keras terhadap kelalaian aparat.

“Ini bukan hanya kelengahan biasa. Ada yang salah dengan sistem pengamanan kita. Tiga buronan bisa lolos begitu saja dari lokasi strategis seperti bandara internasional? Ini mencoreng wajah institusi penegak hukum,” tegasnya.

Henry mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk segera bertindak cepat memburu ketiga buronan tersebut. Publik, kata dia, menunggu aksi nyata, bukan sekadar klarifikasi.

Sementara itu, kekecewaan masyarakat mulai mengemuka. Beberapa kelompok sipil menyatakan mosi tidak percaya terhadap efektivitas aparat dalam menjaga keamanan.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga DPO masih dalam pelarian. Masyarakat kini bertanya-tanya: apakah pelarian ini akan berakhir dengan penangkapan, atau akan menjadi preseden buruk bagi sistem pengamanan nasional?

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Kuasa Hukum Kardi Amin*Tolak Persidangan Online, Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor
Perkara PMH di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Berlanjut, Ketidakhadiran Sejumlah Pihak Jadi Sorotan
Kanwil Kemenkum Bali Gelar Apel Pagi, Kadiv Yankum Tekankan Optimalisasi Kinerja dan Administrasi
Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe
Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan
SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)
Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar
Perkuat Sinergi, Dirut Tirta Sanjiwani Lakuka Penandatanganan MOU Dengan Kejari Gianyar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07

PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI

Berita Terbaru

Sosial

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x