Banda Aceh|Tribuneindonesia.com
Mengawali kalender kerja tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh menyelenggarakan Rapat Awal Tahun sebagai langkah strategis dalam menyatukan visi dan memperkuat komitmen jajaran.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (5/1) ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Yan Rusmanto, serta diikuti oleh seluruh pejabat administrator, fungsional, ketua tim, dan pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh guna memastikan kesiapan organisasi menghadapi tantangan kinerja setahun ke depan.
Dalam arahannya, Yan Rusmanto memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran atas dedikasi mereka sepanjang tahun 2025. Ia menilai jajaran Kanwil Aceh telah berhasil melewati dinamika transformasi dan masa transisi kementerian baru dengan sangat baik melalui berbagai pembenahan sistem serta tata kelola. Kakanwil menegaskan bahwa jika tahun lalu merupakan masa penyesuaian, maka tahun 2026 harus dihadapi dengan kesiapan yang lebih matang, solid, dan terarah.
Lebih lanjut, Yan Rusmanto menekankan bahwa tahun 2026 harus dijadikan sebagai tahun implementasi menuju akselerasi demi mencapai aktualisasi organisasi atau prestasi. Ia mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan tugas, sembari mengingatkan pentingnya sikap saling mendukung dan melengkapi antarbidang guna mencapai target organisasi secara optimal.
Salah satu poin krusial dalam rapat tersebut adalah penegasan komitmen bersama untuk mensukseskan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Sebagai program strategis nasional, implementasi program ini harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh satuan kerja.
Di sisi lain, Kakanwil juga menyoroti aspek kedisiplinan pegawai, di mana ia menginstruksikan tidak boleh ada lagi keterlambatan laporan dan menegaskan bahwa apel pagi merupakan kewajiban mutlak sebagai bentuk tanggung jawab dan soliditas.
Terkait pengembangan infrastruktur dan SDM, rapat ini juga membahas rencana strategis pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) baru di wilayah Pidie Jaya, Takengon, Langsa, dan Tapaktuan.
Kakanwil menginstruksikan UPT terkait untuk segera melakukan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah setempat guna kelancaran perencanaan. Selain itu, sebagai upaya penyegaran organisasi, akan dilakukan pendataan dan fit and proper test bagi pejabat Eselon V untuk memastikan kualitas kinerja pejabat struktural tetap prima.
Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan dialog interaktif yang dimanfaatkan jajaran untuk menyampaikan berbagai masukan strategis. Rapat yang berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan ini diharapkan menjadi momentum awal yang kuat bagi Kanwil Ditjenpas Aceh untuk menyongsong tahun 2026 dengan torehan prestasi yang lebih gemilang.















