Hunian Hijau Bersertifikat Gold, Deli Serdang Tancap Gas Ramah Investasi

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | TribuneIndonesia.com — Komitmen Kabupaten Deli Serdang membangun kawasan hunian ramah lingkungan kian nyata. Kehadiran kawasan hunian bersertifikat hijau dinilai bukan sekadar prestasi, tetapi sinyal kuat bahwa Deli Serdang terbuka dan bersahabat bagi investasi berkelanjutan.

 

Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat menghadiri Greenship Certification Ceremony di Mahogany Ballroom, Lantai II, Grand City Hall, Sabtu 21 Februari 2026.

“Hari ini kita menyaksikan pembangunan peradaban yang hijau. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Deli Serdang.

Kami ingin daerah ini menjadi kabupaten yang ramah investasi dan terbuka terhadap peluang-peluang bisnis,” tegas Bupati di hadapan pelaku usaha, pengembang, dan pemangku kepentingan lingkungan.

Bupati menegaskan, Pemkab Deli Serdang tengah melakukan revisi tata ruang untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan bagi investor. Langkah ini diarahkan agar investasi yang masuk sejalan dengan prinsip keberlanjutan, bukan sekadar ekspansi beton tanpa kendali.

Pemkab, kata dia, siap mendukung pengembangan kawasan hunian berkualitas yang memperhatikan daya dukung lingkungan, pengelolaan ruang terbuka hijau, serta sistem mobilitas yang ramah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap Royal Botanica Park yang merupakan bagian dari kawasan Royal Sumatera dan dikembangkan oleh PT Majaindo Citra Swakarsa, dapat menjadi role model pembangunan perumahan berkelanjutan di Deli Serdang dan Sumatera Utara.

Kawasan ini meraih Sertifikat Greenship Neighbourhood Plan V.1.0 kategori Gold, sebuah pengakuan atas perencanaan kawasan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

“Dengan diraihnya sertifikat ini, Royal Botanica Park diharapkan menjadi langkah awal mewujudkan Royal Sumatera sebagai kawasan hunian hijau berkelanjutan sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Porsad BKRM Jadi Wadah Pembinaan Karakter Remaja Masjid

Ketua Umum Green Building Council Indonesia, Ignesjz Kemalawarta, menjelaskan bahwa Greenship Neighbourhood berfokus pada perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kawasan secara menyeluruh.

Sertifikasi ini tidak berhenti pada kualitas satu bangunan, melainkan menilai ekosistem kawasan: ekologis, sosial, mobilitas, produktivitas, hingga manajemen risiko dan pengelolaan limbah.

Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan tantangan perkotaan yang kian kompleks, terutama di wilayah penyangga kota besar seperti Deli Serdang yang menghadapi tekanan urbanisasi.

Direktur Utama PT Majaindo Citra Swakarsa, Tarman Hartono, menegaskan penghargaan ini adalah pengakuan atas komitmen perusahaan menjaga lingkungan hidup. Menurutnya, pembangunan kawasan hijau bukan tren sesaat, melainkan tanggung jawab lintas generasi.

“Ini bukan sekadar simbol. Keberlanjutan adalah kewajiban kita terhadap generasi mendatang,” katanya.

Ia memaparkan, total luas kawasan Royal Sumatera mencapai sekitar 300 hektare. Khusus Royal Botanica Park di wilayah Deli Serdang memiliki luas sekitar 36 hektare. Saat ini telah terbangun sekitar 10 hektare dengan 200 unit rumah dari total rencana 800 unit.

Acara ini turut dihadiri PT Yodaya Hijau Bestari, Yodi Danu Sastro, tokoh Sumatera Utara Juswan Tjoe, serta Dewan Penasihat Apindo Sumatera Utara Parlindungan Purba.

Lebih dari seremoni, sertifikasi ini menjadi sinyal arah baru pembangunan kawasan di Deli Serdang. Pemerintah daerah memberi karpet merah bagi investasi, namun dengan syarat tegas: pertumbuhan harus sejalan dengan keberlanjutan. Di tengah tekanan pembangunan, pesan ini menegaskan bahwa masa depan daerah tak boleh ditebus dengan kerusakan lingkungan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

DARI PEKARANGAN KE LUMBUNG: TAMBULAPOT ANGGUR JUPITER BUKTI KOLABORASI KETAHAN PANGAN SIMEULUE
​Hormati Jasa Pejuang, Kejaksaan Negeri Bitung Khusyuk Ikuti Renungan Suci di TMP
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Renungan Suci di TMP Pakadoodan
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”
Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba
Pidato Negara, Angka, dan Ujian di Daerah
45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:09

DARI PEKARANGAN KE LUMBUNG: TAMBULAPOT ANGGUR JUPITER BUKTI KOLABORASI KETAHAN PANGAN SIMEULUE

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:58

Di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Ko, Kito Ingek Balik Perjuangan Nenek Moyang kito. Dulu Urang Tuo Kito Berjuang Dengan Darah Dan AIE Mato, Demi Kemerdekaan ko

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:27

ASITA Bali Respon Positif Pengawasan dan Penindakan WNA Bermasalah Oleh Imigrasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25

Perkuat Sinergitas Forkopimda, Pemkot Bitung Sukses Gelar Upacara Taptu Jelang Hari Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59

Pengukuhan Paskibraka Bitung 2026: Hengky Honandar Titip Pesan Wujudkan Harmonisasi Daerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:55

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:09

P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29

Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agu 2026 - 01:35

Feature dan Opini

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Senin, 17 Agu 2026 - 01:20