Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 06:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com Wakil Ketua DPRD Deli Serdang sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan, Agus Tiawan.Saragih,SH.menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi ruas jalan provinsi yang rusak parah di Desa Sepinggan, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang.

Ruas jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengangkut hasil pertanian. Namun, kondisinya telah lama dikeluhkan warga dan hampir dua tahun terakhir belum mendapat perbaikan yang berarti.

Agus Setiawan Saragih menegaskan, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pada musim hujan, genangan air kerap menutup lubang di badan jalan, sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.

“Secara pribadi, saya berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara, agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan ini. Jalan tersebut adalah akses utama masyarakat. Warga benar-benar menaruh harapan besar agar segera diperbaiki,” ujar Agus.

Baca Juga:  Panas di Paya Gambar! Kades Paya Gamabar Dituding Intimidasi, Sengketa Lahan Petani Meledak di Ujung Ramadan

Menurutnya, aspirasi masyarakat sudah berkali-kali disampaikan kepadanya sebagai wakil rakyat di Kabupaten Deli Serdang untuk diteruskan kepada Gubernur Sumatera Utara, karena status ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

“Atas nama Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Deli Serdang, kami sangat berharap Bapak Gubernur Sumatera Utara dapat segera menindaklanjuti perbaikan jalan ini. Tujuannya agar masyarakat bisa melintas dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan,” tegasnya.

Warga Desa Sepinggan berharap pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Mereka menilai, jika kondisi jalan terus dibiarkan, maka akan berdampak buruk terhadap perekonomian desa, distribusi hasil pertanian, serta keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, perbaikan jalan provinsi di wilayah pedesaan dinilai penting sebagai bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur. Akses jalan yang layak diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan STM Hilu dan sekitarnya.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe
Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan
*PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI ACEH UTARA TERBENGKALAI, WARGA SOROTI KONTRAKTOR DAN MINIMNYA TRANSPARANSI*
Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar
Lagi Lagi “Hewan Ternak Berkeliaran Di Tengah Kota Sinabang Perlu Ketegasan Pada Aspek Penegakan Qanun dan Peraturan Terkait HewanTernak”
Dana Rp118,9 Miliar Telah Ditransfer Sejak 12 Februari 2026, Bantuan Banjir Aceh Timur Masih Tersendat: Apa yang Terjadi?
Perluas Jangkauan, NSC Siapkan Empat Cabang Baru di Pidie dan Pidie Jaya
Asah Kemampuan Menembak, Kapolres Aceh Tenggara Terapkan Teknik “TABIAT” Bersama Forkopimda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:57

Polemik Dana Desa Kaya Pangur Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Disorot, Mantan Pj Kades Buka Suara

Minggu, 19 April 2026 - 04:26

Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe

Minggu, 19 April 2026 - 03:48

Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan

Minggu, 19 April 2026 - 02:51

SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)

Minggu, 19 April 2026 - 02:23

Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar

Sabtu, 18 April 2026 - 16:53

Lagi Lagi “Hewan Ternak Berkeliaran Di Tengah Kota Sinabang Perlu Ketegasan Pada Aspek Penegakan Qanun dan Peraturan Terkait HewanTernak”

Sabtu, 18 April 2026 - 16:51

Dana Rp118,9 Miliar Telah Ditransfer Sejak 12 Februari 2026, Bantuan Banjir Aceh Timur Masih Tersendat: Apa yang Terjadi?

Sabtu, 18 April 2026 - 09:01

Perluas Jangkauan, NSC Siapkan Empat Cabang Baru di Pidie dan Pidie Jaya

Berita Terbaru