​Dugaan Penyelewengan Dana Miliaran, Proyek Pesantren di Bahodopi Mangkrak dan Dijarah

- Editor

Minggu, 19 April 2026 - 04:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Morowali | Tribuneindonesia.com –Pembangunan Pondok Pesantren di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, kini menjadi sorotan tajam, Minggu (19/04/26).

Proyek yang seharusnya menjadi pusat pendidikan agama tersebut terpantau terbengkalai selama bertahun-tahun, meninggalkan bangunan yang rusak parah dan kehilangan berbagai material penting.

​Berdasarkan keterangan dari salah satu Kepala Urusan (Kaur) Desa setempat, kondisi bangunan saat ini sangat memprihatinkan.

Tak hanya dibiarkan mangkrak, area pondok pesantren tersebut diduga menjadi sasaran pencurian material karena minimnya pengawasan dan pengamanan di lokasi.

​Kondisi ini memicu kekecewaan warga. Rendahnya fungsi kontrol dari aparat penegak hukum (APH) dianggap menjadi faktor utama mengapa pembangunan di wilayah ini terhambat, meskipun dukungan finansial tergolong fantastis.

Ironisme pembangunan di Kecamatan Bahodopi semakin terlihat jika menilik besarnya anggaran yang mengalir.

Diketahui, kontribusi dari pihak perusahaan untuk wilayah ini mencapai angka lebih dari Rp100 miliar.

Jumlah tersebut belum termasuk suntikan dana yang bersumber dari kas negara.

Baca Juga:  Kadis Sosial Agara Akui Telah Kembalikan Dana Anak Yatim Panti Asuhan

​Mengingat besarnya anggaran yang terlibat, muncul desakan kuat agar lembaga penegak hukum segera turun tangan.


​Polda Sulawesi Tengah dan Kejaksaan diminta melakukan pemeriksaan lapangan secara intensif.

KPK RI diharapkan melakukan audit menyeluruh terhadap pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pembangunan pesantren tersebut.


Kasus bangunan mangkrak di Bahomakmur disinyalir merupakan fenomena gunung es.

Laporan warga menyebutkan bahwa pesantren tersebut bukan satu-satunya proyek yang terbengkalai, terdapat beberapa titik bangunan lain di wilayah yang sama dengan kondisi serupa.​

“Tempat ibadah dan fasilitas pendidikan seharusnya dijaga bersama, bukan malah dirusak atau dibiarkan dijarah. Harus ada efek jera bagi oknum yang menyalahgunakan wewenang agar pembangunan di Morowali tidak terus-menerus dirugikan,”

ujar salah satu sumber warga.

​Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari penegak hukum untuk mengusut tuntas aliran dana dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang menyebabkan kerugian negara serta terhambatnya kemajuan fasilitas publik di Sulawesi Tengah. (jae)

Berita Terkait

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
POLRES BIREUEN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA TAHUN 2026
FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:49

Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:31

RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH

Rabu, 30 September 2026 - 12:01

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 

Rabu, 30 September 2026 - 08:33

Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah

Rabu, 30 September 2026 - 07:11

Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar

Rabu, 30 September 2026 - 01:47

Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco

Rabu, 30 September 2026 - 01:42

Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen

Berita Terbaru