Asah Kemampuan Menembak, Kapolres Aceh Tenggara Terapkan Teknik “TABIAT” Bersama Forkopimda

- Editor

Sabtu, 18 April 2026 - 03:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA. KUTA CANE – Dalam rangka memperkuat sinergitas serta mengasah kemahiran dalam menggunakan senjata api, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menggelar latihan menembak bersama jajaran Forkopimda dan elemen masyarakat di Lapangan Tembak Batalyon Brimob, Aceh Tenggara (Rabu, 15 April 2026)

 

Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga bentuk pemantapan disiplin dan teknik bagi personel Polri dalam menjalankan tugas pelayanan keamanan.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar menembak yang dirangkum dalam akronim TABIAT, yaitu:

• TA: Tahan Nafas

• BI: Bidik

• A: Atur

• T: Tembak

“Menembak bukan sekadar menarik pelatuk, namun memerlukan ketenangan dan penerapan teknik yang presisi agar setiap butir peluru tepat sasaran,” ujar AKBP Yulhendri.

Baca Juga:  Pojok Baca Desa Bakaran Batu, Menyalakan Cahaya Ilmu untuk Masa Depan Anak

Dalam sesi latihan tersebut, Kapolres menunjukkan kemahiran yang luar biasa dalam dua kategori:

• Menembak Jarak Jauh: Menggunakan senapan laras panjang jenis SS1 dengan jarak 250 meter. Hasilnya sangat akurat, di mana 9 dari 10 peluru berhasil mengenai sasaran dengan telak.

• Menembak Jarak Dekat: Menggunakan senjata genggam jenis Revolver dengan jarak 15 meter. Pada sesi ini, Kapolres tampil sempurna dengan menembak jatuh seluruh sasaran balon, yakni 10 dari 10 tembakan tepat sasaran.

 

Kemampuan tingkat tinggi yang ditunjukkan oleh Kapolres menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berlatih guna meningkatkan profesionalisme di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara Polri, Forkopimda, dan masyarakat semakin solid demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Aceh Tenggara. (Edy)

Berita Terkait

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir
Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk
Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan
Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung
IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM
Dikawal Paguyuban Driver, Perda Angkutan Sewa Khusus Bali Akhirnya Kantongi Nomor Register
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Pemkot Bitung Dukung Program KBK Keuskupan Manado, Fungsikan Lahan Tidur untuk Tekan Inflasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:57

Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:43

IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30

Dikawal Paguyuban Driver, Perda Angkutan Sewa Khusus Bali Akhirnya Kantongi Nomor Register

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:15

Pemkot Bitung Dukung Program KBK Keuskupan Manado, Fungsikan Lahan Tidur untuk Tekan Inflasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:30

Beri Kepastian Hukum, Kemenkumham Sulut Tuntaskan Dokumen Kewarganegaraan Ratusan Warga Keturunan Filipina

Berita Terbaru