Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja yang digagas oleh Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado (KBK KM), Jumat (30/10/26).
Dukungan ini berfokus pada program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kesejahteraan serta penggerak roda perekonomian masyarakat di wilayah Kota Bitung.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, melalui Kabag. Protokol saat menerima kunjungan silaturahmi Badan Pengurus KBK Keuskupan Manado di Kantor Walikota Bitung.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Hengky menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Rombongan KBK Keuskupan Manado yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua KBK KM, Dr. Charles Ngangi, beserta jajaran pengurus inti. Turut mendampingi dalam audiens tersebut Ketua KBK Paroki MRPR Arthur Mahiue, Ketua LC Paroki MRPR Youce Sumuruk, serta Bendahara KBK Kevikepan Tonsea Ronald Raco.
Dalam arahannya, Walikota Bitung secara khusus meminta pengurus KBK untuk menempatkan pembinaan iman umat dari tingkatan keluarga sebagai program prioritas utama.
Menurutnya, pondasi keagamaan yang kuat di dalam keluarga akan melahirkan generasi dan masyarakat yang berkarakter serta berkontribusi positif bagi daerah.
Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan penting, yakni penunjukan Kota Bitung sebagai proyek percontohan (pilot project) implementasi seluruh program kerja KBK Keuskupan Manado.
Pelaksanaan program ini mengusung motto perjuangan organisasi: Pro Familia, Ecclesia et Patria yang bermakna demi Keluarga, Gereja, dan Tanah Air.
Sebagai bentuk aksi nyata, Kaum Bapak Katolik juga menegaskan kesiapannya membantu pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi daerah.
KBK KM akan menggerakkan anggotanya untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidur di Kota Bitung melalui gerakan penanaman cabai secara masif. (kiti)











