BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Langkah nyata dalam menjaga moralitas generasi bangsa terus digelorakan oleh Polres Bireuen. Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., secara terbuka membakar semangat seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mengikis habis peredaran gelap narkoba di bumi Kabupaten Bireuen.
Seruan progresif ini menggema langsung dari mimbar program Jum’at Keliling di Masjid Al Ikhlas, Gampong Geulanggang Teungoeh, Kecamatan Kota Juang, Jumat (30/10/2026).
Di hadapan ratusan jamaah, perwira menengah berpangkat melati dua tersebut menegaskan bahwa narkoba bukan lagi sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman fatal yang siap menghancurkan masa depan lini generasi muda. Untuk itu, ia menuntut kepedulian total dan aksi nyata dari masyarakat guna memutus mata rantai barang haram tersebut.
“Narkoba adalah musuh kita bersama! Mari rapatkan barisan, proteksi keluarga dan anak-anak kita dari bahaya laten ini. Jangan pernah melempar rasa takut, laporkan segera jika mencium adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan Anda,” ujar AKBP Yulhendri dengan nada tegas.
Tak sekadar menyasar narkoba, Kapolres yang dikenal humanis ini juga menyoroti gelombang kejahatan digital yang kini mengintai ketahanan finansial dan mental warga. Beliau membentengi masyarakat dengan imbauan keras untuk menjauhi judi online (judol) dan mutlak mewaspadai perangkap pinjaman online (pinjol) ilegal.
Selain itu, menyikapi derasnya arus informasi di media sosial, AKBP Yulhendri meminta warga menyaring informasi agar tidak terjebak propaganda berita bohong (hoaks). Isu sensitif mengenai perundungan (bullying) di ranah pendidikan pun tak luput dari perhatiannya demi menjamin ruang tumbuh yang sehat bagi para pelajar.
Sebagai langkah preventif, Kapolres mengingatkan bahwa kolaborasi adalah kunci. Orang tua, guru, tokoh agama, hingga tokoh adat wajib menjadi garda terdepan dalam mengawasi ruang pergaulan anak dan memberikan edukasi yang kuat secara konsisten.
“Mari kita tingkatkan kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Rekatkan persatuan, perkokoh tali silaturahmi, dan bersama-sama kita bangun fondasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” imbuhnya.
Guna mempermudah ruang aduan, Kapolres membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya. Warga diimbau untuk tidak ragu mengeksploitasi layanan kepolisian bebas pulsa di nomor 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat jika mendapati indikasi gangguan keamanan.
Aksi Jum’at Keliling ini menjadi bukti otentik komitmen Polres Bireuen dalam memangkas jarak dengan masyarakat.
Melalui jargon “Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat”, korps bhayangkara ini siap berdiri di garis paling depan menjaga stabilitas daerah.