Polsek Kota Juang Gencarkan Patroli dan Pantau Aplikasi Lancang Kuning Cegah Karhutla

- Editor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Personel Polsek Kota Juang Polres Bireuen melaksanakan patroli intensif di sejumlah lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Jumat (30/10/2026). Selain berpatroli, petugas juga menyebarkan maklumat Kapolda Aceh mengenai larangan tegas pembakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Kota Juang.
Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi potensi karhutla sejak dini, khususnya di kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selama patroli berlangsung, personel memantau langsung kondisi lingkungan serta mengedukasi warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Tak hanya mengandalkan pemantauan fisik di lapangan, Polsek Kota Juang juga memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi Lancang Kuning. Aplikasi ini digunakan sebagai alat deteksi dini untuk melacak keberadaan titik panas secara real-time. Berdasarkan hasil kombinasi patroli darat dan monitoring digital tersebut, petugas memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya titik panas (hotspot) di wilayah Polsek Kota Juang.
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kapolsek Kota Juang Iptu Faisal Riza, S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan akibat karhutla.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi kebakaran,” tegas Iptu Faisal Riza.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan hukum, menghindari aktivitas pembakaran sampah atau vegetasi secara sembarangan di area rawan, dan segera melapor jika melihat indikasi kebakaran. Polsek Kota Juang berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi pemantauan berkala demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan bebas dari bencana kabut asap.
Baca Juga:  ​Satlantas Polres Bitung Tertibkan Antrean SPBU dan Jaring Belasan Pelanggar Lalu Lintas

Berita Terkait

Pengakuan Remaja 16 Tahun Terkait Dugaan Keterlibatan Informan Narkotika di Aceh Tengah.
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Gerebek Pabrik Narkoba di Serambi Mekkah, Komisi V DPR RI Puji Sinergi Kapolri, BNN, dan Bea Cukai
​Audit Kinerja Itwasda Polda Sulut Berakhir Kondusif, Kapolres Bitung Tegaskan Pentingnya Transparansi
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel Baru
Langkah Nyata Polsek Jangka Jaga Kelestarian Lingkungan Melalui Patroli Cegah Karhutla
Siap Hadapi TKA 2026, SMAN 1 Badar Aceh Tenggara Raih Peringkat 2 Try Out Kabupaten
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:01

Pengakuan Remaja 16 Tahun Terkait Dugaan Keterlibatan Informan Narkotika di Aceh Tengah.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:03

Polsek Kota Juang Gencarkan Patroli dan Pantau Aplikasi Lancang Kuning Cegah Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:00

Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:19

Gerebek Pabrik Narkoba di Serambi Mekkah, Komisi V DPR RI Puji Sinergi Kapolri, BNN, dan Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:43

SOROTAN PUBLIK! RUANG SINGGAH KELUARGA PASIEN RSUD KH. DAUD ARIF DIPERTANYAKAN, BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT DIMINTA FASILITASI KLARIFIKASI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52

Program MBG Serap Lebih 1 Juta Tenaga Kerja, Peternak Lokal Ikut Pasok Pangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:45

T. Sukandi: Silahkan Minta Merdeka, Tapi Jangan Ganggu PETA!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian

Berita Terbaru