Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | TribuneIndonesia.com – Pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Pidie Jaya menuai sorotan masyarakat. Proyek yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana itu diduga tidak melibatkan tenaga kerja lokal, melainkan memboyong kontraktor hingga buruh dari luar Aceh, tepatnya dari Palembang.

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan atas kondisi tersebut. Mereka menilai, di tengah situasi sulit pascabencana, kesempatan kerja seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat setempat.

Salah satu rumah warga di jadikan tempat tinggal pekerja dari luar

 

 

 

 

 

 

Pepatah Aceh yang kerap terdengar kembali mencuat di tengah polemik ini: “Buya kreung te dong-dong, buya tameung meraseuki”  yang secara sederhana dimaknai sebagai “orang luar mendapat rezeki, sementara orang lokal hanya gigit jari.”

Seorang buruh bangunan asal Pidie Jaya yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat kecewa. Ia menyebut perusahaan pelaksana proyek tidak melibatkan pengusaha maupun pekerja lokal dalam pembangunan huntara tersebut.

“Kami ini juga punya kemampuan dan pengalaman kerja. Tapi tidak diberi kesempatan,” ujarnya.

Baca Juga:  TAMPERAK dan KAKI Aceh Soroti Kelangkaan Solar di SPBU Babahrot Abdya, Warga Antre Seharian Tanpa Hasil

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa para pekerja asal Palembang tersebut menyewa rumah warga dengan nilai kontrak berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta. Rumah-rumah yang disewa berada di wilayah Kecamatan Meureudu, tepatnya di Desa Meuraxa dan Keude Meureudu.

Menurut keterangan warga Desa Meuraxa, dalam satu rumah yang disewa tersebut dihuni sekitar 15 hingga 20 orang pekerja.

Masyarakat menilai, apabila proyek pembangunan dikerjakan dengan melibatkan tenaga kerja lokal, maka perputaran ekonomi akan lebih dirasakan langsung oleh warga terdampak.

Atas persoalan ini, sejumlah masyarakat mendesak pemerintah untuk lebih tegas dalam mengatur proyek-proyek penanganan bencana agar berpihak pada tenaga kerja lokal. Bahkan, muncul dorongan agar pemerintah pusat menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra agar penanganan dan pengawasan proyek dapat dilakukan lebih maksimal.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi terkait dugaan tersebut, pihak balai terkait hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi. (May)

Berita Terkait

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah
Indra SBW, S.H., Advokat Muda Sumut dengan Rekam Jejak Perjuangan Menegakkan Keadilan
Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:13

Sinergi Lewat Seni: Kemeriahan Lomba Line Dance Hari Bhayangkara di Polres Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:36

​Kolaborasi Strategis: Pegadaian Manado Gandeng Polisi untuk Pengamanan Aset dan Literasi Keuangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:48

Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Dinilai Arogan dan Anti Kritik, Respons Terhadap Media Tuai Sorotan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:13

Buka PENAS XVII 2026 Bersama Wapres Gibran, Hengky Honandar Perkuat Sinergi Pangan Kota Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:22

Menakar “Tangan Dingin” AKBP Albert Zai, Nakhoda di Balik Kondusifnya Kota Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:40

Jasa Raharja Jakarta Selatan Gelar Edukasi Keselamatan dan Penanganan Gawat Darurat di Jagakarsa

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53

​Perkuat Sinergi Maritim dan Akademis, Dankodaeral VIII Dampingi Lemhannas RI Sambangi Rektorat Unsrat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemuda Muslimin Deli Serdang Perkuat Aksi Sosial Lewat Sunat Massal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:59

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Dorong Lahirnya Generasi Penghafal Al-Qur’an Berkualitas

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:42

Headline news

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:11