Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TRIBUNEINDONESIA.COM | ACEH TENGGARA – Gelombang kekecewaan warga Desa Terutung Payung Hilir memuncak. Sejumlah masyarakat secara langsung mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara, Kamis (19/2/2026), untuk mendesak dilakukannya audit ulang terhadap pengelolaan Dana Desa yang dinilai sarat kejanggalan.

 

Kedatangan warga bukan tanpa alasan. Mereka mengaku menemukan berbagai ketidaksesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Beberapa proyek fisik yang bersumber dari Dana Desa disebut tidak sesuai spesifikasi, sementara sejumlah kegiatan nonfisik dinilai tidak transparan.

 

“Banyak temuan di lapangan yang tidak masuk dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Ini yang membuat kami bertanya-tanya. Kalau memang sudah diaudit, kenapa fakta di lapangan berbeda?” tegas salah satu perwakilan warga.

 

Menurut warga, dugaan kejanggalan tersebut mencakup volume pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan anggaran, kualitas pembangunan yang dipertanyakan, hingga item kegiatan yang disebut-sebut tidak terealisasi sebagaimana tercantum dalam dokumen pertanggungjawaban.

 

Masyarakat menilai, jika benar ada temuan yang tidak dimasukkan dalam laporan audit sebelumnya, maka hal itu menjadi persoalan serius yang perlu ditelusuri secara hukum. Mereka meminta Kejaksaan tidak hanya menerima laporan, tetapi benar-benar melakukan penyelidikan dan audit ulang secara menyeluruh.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha Pemprov dan Pemda Aceh Tamiang gelar Gerakan Pangan Murah.

 

“Kami ingin semuanya dibuka secara terang. Kalau memang tidak ada masalah, buktikan dengan audit ulang yang transparan. Jangan sampai ada kesan ditutup-tutupi,” ujar warga lainnya.

 

Langkah mendatangi Kejaksaan disebut sebagai bentuk upaya hukum yang sah dan konstitusional demi menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di tingkat desa. Warga juga menegaskan bahwa tuntutan ini bukan bermuatan kepentingan pribadi atau politik, melainkan murni demi kepentingan pembangunan desa.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Desa Terutung Payung Hilir terkait tuntutan audit ulang tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh keterangan berimbang.

 

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bersikap profesional dan independen dalam menindaklanjuti laporan ini. Mereka menegaskan, transparansi dan akuntabilitas Dana Desa adalah hak masyarakat yang tidak boleh diabaikan.

 

Reporter: Samsur Rizal, S.T. | Wartawan Provinsi Aceh

Berita Terkait

Pemdes Mesjid Salurkan 6,36 Ton Beras dan 1.272 Liter Minyak Goreng untuk 318 Keluarga Kurang Mampu
Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan
Lom Lom Suwondo Perkuat Struktur Pemerintahan Deli Serdang, 23 Pejabat Baru Resmi Dilantik
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
Deli Serdang Mengaji, Strategi Membangun Generasi Berkarakter Religius
FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta
PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:41

Jasa Raharja Gelar Donor Darah untuk Memperingati HUT Jakarta ke-499

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:48

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:09

IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:36

Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:33

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:15

Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37

​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:22

​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung

Berita Terbaru