Diteror Begal Bersenjata Tajam di Aras Kabu, Pemuda 23 Tahun Kehilangan Motor

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 03:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARAS KABU | TribuneIndonesia.com Aksi begal kembali meneror warga Kabupaten Deli Serdang. Kali ini, korban adalah Rendi Arianda (23), warga Jalan Muspika Gang Cemara II,kecamatan Batang kuis yang diserang komplotan begal bersenjata tajam di Jalan Aras Kabu, kawasan Beteng Seng Biru, Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban yang baru pulang kerja dari Lubuk Pakam dicegat di tengah perjalanan. Dua sepeda motor memepet dari sisi kanan-kiri. Salah satu motor berboncengan tiga orang, sementara motor lainnya ditumpangi dua pelaku. Total lima orang pelaku bergerak cepat, menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya.

Dalam kondisi terdesak, Rendi diancam menggunakan celurit (aret) yang diarahkan ke lehernya. Pelaku juga sempat memukul korban agar menyerahkan kendaraannya. Tak mampu melawan karena kalah jumlah, korban terpaksa pasrah. Sepeda motor miliknya, Honda Vario merah BK 3519 AMX, dirampas dan dibawa kabur ke arah Lubuk Pakam. Komplotan pelaku diketahui menggunakan dua sepeda motor, masing-masing jenis Beat dan NMAX tanpa pelat nomor yang jelas.

Baca Juga:  PESAN KEBENARAN DAN KEKUATAN

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban datang setelah para pelaku kabur. Rendi mengalami luka akibat pukulan dan benturan saat terjatuh. Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan yang kian meresahkan di wilayah Aras Kabu dan sekitarnya.

Masyarakat mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Deli Serdang, untuk meningkatkan patroli rutin pada jam rawan serta memperketat pengawasan di jalur sepi. Warga berharap langkah cepat dan tegas dilakukan agar teror begal bersenjata tajam tidak terus berulang dan kembali memakan korban.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi keamanan malam hari di Deli Serdang. Tanpa kehadiran patroli yang konsisten dan penindakan yang nyata, jalanan bisa berubah menjadi arena perburuan bagi pelaku kejahatan, sementara warga hanya punya satu pilihan: waspada, atau jadi korban berikutnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:51

Sentra ABK Pagar Merbau ! Janji Layanan, Data yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:49

Waduk Bangun Mulia Dikejar, Banjir Sunggal Belum Usai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20

Sensus Ekonomi dan Data yang Belum Terjaring

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29

Aula Terapung dan Ujian Kreativitas Siswa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:50

Tekan Kasus DBD, Tim Puskesmas Tinombala dan Kelurahan Pateten Satu Gelar Fogging

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:57

Integrasikan Assessment Psikologi Sekolah, Pemkot Bitung Resmi Kukuhkan Forum Anak Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:40

Desa Binaan, Layanan Imigrasi, dan Janji yang Harus Dibuktikan

Berita Terbaru

Organisasi

Lembaran baru Tabur Bunga, PAN Medan Menata Barisan

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:51