*Satau Kata Untuk Polri Kuatkan*

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 22:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TribuneIndonesia.com-Zulfan Nababan menjelaskan bahwa Sebuah bangunan megah yang sudah jadi, pasti sebelom nya telah direncanakan dengan baik oleh pemilik rumah dengan meminta masukan dari ahli rancang bangunan. Selanjutnya Kata Zulfan Nababan, Hasil dari kolaborasi antara pemilik rumah dan ahli rancang bangunan mengenai struktur bangunan yang diinginkan, akan menciptakan sebuah istana yang indah dan megah, dan akan selalu di pandang ketika melewati nya. Hasil dari pandangan mata akan melahirkan berbagai ungkapan, baik yang menyatakan kekaguman atas bangunan itu, atau mungkin sebalik nya komentar yang tidak baik. Ini merupakan hal yang wajar. Apa pun pendapat dari yang memandang nya, maka pemilik bangunan harus bisa menjadikan nya sebagai sugesti untuk merawat bangunan nya agar tetap indah dan megah, serta menutupi dan melengkapi bila ada kekurangan dari bangunan nya, pertegas Zulfan Nababan.

Lanjut Zulfan Nababan mengatakan, Bahwa Institusi Kepolisian Republik Indonesia laksana Bangunan yang megah, merupakan sebuah Organisasi besar yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan, lahir dari rakyat dan berjuang bersama sama rakyat untuk kejayaan Indonesia.
Sejarah mencatat keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas dari masa ke masa merupakan hasil kolaborasi Pimpinan Polri dengan memperhatikan masukan dari Para Tokoh Bangsa, ini menandakan Polri tidak anti kritik, Kolaborasi ini dijadikan sebagai pedoman tugas kelembagaan kepolisian/Blue print Kepolisian dalam perkembangan kedepan nya, ujar Zulfan Nababan.

Zulfan Nababan yang merupakan aktivis dakwah yang sering keluar masuk Kota, kampung dan desa. Melihat dari pengamatan langsung dimasyarakat..Bahwa Polri dibutuhkan untuk hadir ditengah masyarakat guna menjaga peradaban dan juga dapat masuk keseluruh dimensi kehidupan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, serta menjadikan Polri sebagai inspirasi dan motivasi masyarakat untuk bersama sama membuat dan menyebarkan kebaikan, menjaga keamanan serta ketertiban. Seperti yang diatur dalam Undang Undang, Tegas Zulfan Nababan

Zulfan Nababan yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus aktivis dakwah ini, berpesan bahwa ujian dan cobaan yang di alami Polri bersama Masyarakat dari masa ke masa bertanda agar Polri lebih dekat lagi dengan masyarakat dalam melindungi, melayani dan mengayomi sebagaimana motto Polri untuk masyarakat.
Kita semua adalah makhluk, tidak ada kesempurnaan pada diri makhluk, kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta Makhluk, Nasehat Zulfan Nababan.

Baca Juga:  Rekening Nganggur Diblokir, Tanah Nganggur Disita, Rakyat Nganggur Mau Diapain?

Oleh karena itu kekurangan pada lembaga Polri merupakan kekurangan Kita semua sebagai rakyat Indonesia, Karena Polri lahir dan hidup bersama rakyat.
Kita semua bertanggungjawab untuk mendukung dan menguatkan Polri. Dimana usulan dan pendapat yang berasal dari luar lembaga Polri merupakan masukan untuk melengkapi tugas tugas Polri sebagaimana yang diamanatkan UU, ini mempertegaskan lagi bahwa selama ini Polri tidak anti kritik, tapi jangan masukan tadi malah menjadi penyebab melemahkan Polri.
Menyalahkan Polri berarti sama dengan menyalahkan Kita semua sebagai rakyat. Pertegas Zulfan Nababan.

Bila dalam perjalanan tugas Polri terdapat kekurangan dari personil nya, Bukan berarti kesalahan seluruh personil dan Lembaga Polri itu, ujar Zulfan Nababan.

Zulfan Nababan mengingatkan, setiap Komunitas pasti ada oknum yang baik dan ada yang jelek, Kita harus bisa membedakan dan memahami nya. Ini pertanda hati yang bersih dari kebencian. Lihat kebaikan2 dan pengorbanan yang telah di berikan, dan bersama sama memperbaiki kekurangan nya dengan etika yang baik dengan niat melengkapi dan menguatkan Kata Zulfan Nababan.

Berilah masukan untuk menguatkan, bukan untuk melemahkan Polri.
Polri bagian dari Negara…Bila Polri lemah, Negara pun pasti lemah. Ini merupakan konsep Negara sebagai satu tubuh. Satu bagian tubuh yang sakit, maka bagian tubuh yang lain ikut merasakan sakit nya, konsep ini juga diajarkan agama, jelas Zulfan Nababan.

Zulfan Nababan mengajak kepada seluruh Komponen Bangsa, untuk masing2 bermuhasabah/Introspeksi diri sendiri secara Nasional baik secara pribadi maupun kelembagaan, semua ini merupakan benteng yang dapat mencegah perpecahan dan merupakan penyemangat untuk saling menguatkan guna menyukseskan program Asta Cita Bapak Presiden RI, pertegas Zulfan Nababan sekaligus mengakhiri tanggapan nya mengenai usulan2 segenap komponen bangsa untuk Polri.

Oleh : Zulfan Nababan

Pengusaha Pondok Pesantren dan Aktivis Dakwa

 

Berita Terkait

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan
Respon Cepat Laporan Warga, Polres Solok Selatan Sikat Dugaan PETI di Sungai Batang Hari
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 08:25

PEMKAB SIMEULUE APRESIASI KEJARI SIMEULUE, BERHASIL PULIHKAN ASET DAN KEUANGAN NEGARA Rp1,068 MILIAR HASIL TEMUAN BPK-RI

Kamis, 24 September 2026 - 08:09

PEMDA SIMEULUE BERI PENGHARGAAN KE KEJARI, BERHASIL PULIHKAN Rp1,06 MILIAR TEMUAN BPK RI 5 TAHUN ANGGARAN PEMKAB

Kamis, 24 September 2026 - 07:09

Warga Perapat Sepakat Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Bergerak Cepat Olah TKP

Kamis, 24 September 2026 - 04:17

Pemkab Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Salim Fakhry dan Kadis Pangan drh. Karnodi Selian Tekankan Keterjangkauan Harga

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 15:30

Reses di Bintang Meriah, Dewi Fitriana Paparkan Pemberdayaan Masyarakat dan Evaluasi MBG

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Alun-Alun Talun Kenas Mulai Dibangun, Diharapkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:40

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x