Refleksi Satu Tahun Pemerintahan, bupati dan wakil bupati blitar . Rijanto dan Beky

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tribuneindonesia.com , Blitar | Refleksi satu tahun pemerintahan Kabupaten Blitar (2025 – 2026) menunjukkan komitmen kuat pada peningkatan pelayanan publik, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur, didorong oleh semangat “Blitar Jaya Linuwih” (unggul dan istimewa).

 

Fokus utama meliputi penurunan angka stunting, pelayanan kesehatan inklusif, dan penanggulangan bencana, sejalan dengan penguatan ekonomi kerakyatan dan potensi pertanian dan peternakan.

 

Berikut adalah poin-poin refleksi 1 tahun pemerintahan Kabupaten Blitar:

 

Peningkatan Pelayanan Kesehatan & Stunting: Pemerintah fokus pada penanganan stunting dan memastikan layanan kesehatan merata dan inklusif bagi masyarakat.

 

Pembangunan Infrastruktur & Penanggulangan Bencana: Adanya aksi nyata dalam penanggulangan bencana, termasuk pemberian bantuan sosial (misalnya bantuan puting beliung) dan perencanaan pembangunan yang tertuang dalam forum konsultasi publik RKPD.

 

Penguatan Ekonomi & Sektor Pertanian: Potensi pertanian, perikanan, dan hasil bumi, khususnya di Blitar Selatan, dioptimalkan. Sektor pertanian dan peternakan menjadi tulang punggung perekonomian selain jasa.

 

Visi “Blitar Jaya Linuwih” slogan ini mencerminkan semangat pemerintahan untuk membawa Kabupaten Blitar tidak hanya maju, tetapi juga unggul dan istimewa.

Pengembangan Bumdesa: Peningkatan pemberdayaan ekonomi desa, contohnya melalui kegiatan produktif di Bumdesa (panen melon/hasil pertanian).

 

Pemerintahan Kabupaten Blitar terus berupaya menciptakan iklim kondusif untuk investasi dan pengembangan potensi daerah, termasuk memaksimalkan pengelolaan potensi kekayaan alam dan sejarah.

Baca Juga:  Wisuda XXXIV STMA Trisakti: A Generation Ready for Leadership Transformation in Insurance

 

Meski sejumlah capaian telah diraih, Rijanto mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus dibenahi. Ia menegaskan bahwa satu tahun pertama merupakan fase awal untuk meletakkan dasar pembangunan jangka panjang.

 

“Keberhasilan yang kita capai bukan hasil kerja satu dua orang, melainkan kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Sinergi adalah kunci,” ujarnya.

 

Ke depan, Pemkab Blitar akan mendorong hilirisasi industri agar produk daerah memiliki nilai tambah serta memperkuat ketahanan dan swasembada pangan.

 

Selain itu, menjelang Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pelaksanaan pasar murah.

 

Kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem juga ditingkatkan melalui koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

 

Bupati Rijanto menegaskan, pembangunan yang dilakukan bukan untuk jangka pendek, melainkan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

 

Bupati Rijanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga integritas, memperkuat solidaritas, dan menghilangkan ego sektoral demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya.(maidoni .).

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Bukan Sekadar Tanpa Plang! P3-TGAI Desa Rikit Disorot: Pekerjaan Bergelombang, K3 Dipertanyakan, Aspirasi Dewan Ikut Disorot
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02

Ironi Negeri Ini — Guru Disuruh Sarjana, Tapi Dewan Bisa Cukup Lulus SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:32

Memimpin Bukan Bermain Catur — Membangun Peradaban atau Menjadi Cerita Keruntuhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Berita Terbaru

Headline news

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agu 2026 - 03:37