Peringati Isra Mi’raj, Dayah Darul Istiqamah Desa Amaliah Ajak Santri Siapkan Diri Sambut Ramadhan 1447 H

- Editor

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti lingkungan Yayasan Dayah Darul Istiqamah, Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, saat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh pimpinan yayasan, para dewan guru, santriwan dan santriwati, serta masyarakat Desa Amaliah dan sekitarnya. Sejak awal acara, nuansa spiritual terasa kuat melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan penuh penghayatan, mengajak seluruh jamaah menenangkan hati dan mempersiapkan diri menyambut agenda ibadah besar umat Islam.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum refleksi dan perenungan atas perjalanan agung Rasulullah SAW. Dalam ceramah agama yang disampaikan, jamaah diajak memahami kembali makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa monumental yang menegaskan kewajiban shalat lima waktu sebagai tiang agama dan sumber kekuatan spiritual seorang Muslim.

Pimpinan Yayasan Dayah Darul Istiqamah dalam sambutannya menekankan bahwa pesan utama Isra Mi’raj sangat relevan dengan kondisi umat Islam saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang kerap melalaikan nilai-nilai ibadah dan akhlak.

“Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan Rasulullah SAW, tetapi pelajaran besar tentang kedisiplinan ibadah, terutama shalat. Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, ini saat yang tepat bagi kita semua—terutama para santri—untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan kualitas ibadah,” tegasnya.

Baca Juga:  Modernisasi Layanan Hukum, Pembangunan Gedung PA Bitung Resmi Dimulai

Ia juga mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, perilaku, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain tausiah, rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan hidup. Doa juga dipersembahkan agar seluruh santri, guru, dan masyarakat diberikan kesempatan serta kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya hubungan antara dayah dan lingkungan sekitar. Dayah Darul Istiqamah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat Desa Amaliah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat keagamaan para santri semakin tumbuh, kesadaran beribadah semakin meningkat, serta nilai-nilai Islam dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Isra Mi’raj dan penyambutan Ramadhan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kedekatan dengan Allah SWT harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Dengan penuh harap, Yayasan Dayah Darul Istiqamah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan demi terwujudnya kehidupan yang lebih religius dan bermakna.***

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:06

Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:32

Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33