Pendidikan dan Pembangunan Jadi Kunci Indonesia Maju

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com— Pendidikan dinilai sebagai landasan utama dalam mendorong pembangunan bangsa menuju kemajuan yang berkelanjutan. Dengan pendidikan yang berkualitas, sebuah negara dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mampu bersaing secara global, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan politik secara seimbang.

Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, bersama Kepala SMP Negeri 1 Manyak Payed, M. Helmi, S.Pd, menegaskan komitmen pentingnya memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan nasional.

M. Helmi mengatakan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk SDM berkualitas yang menjadi aset terbesar bagi kemajuan bangsa.

“Pendidikan adalah fondasi utama dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Seperti sebuah bangunan yang membutuhkan pondasi kuat agar berdiri kokoh, negara juga membutuhkan masyarakat yang berpengetahuan, terampil, serta memiliki moral yang baik untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, sejumlah negara maju seperti Finlandia, Singapura, dan Jepang telah membuktikan bahwa investasi besar dalam sektor pendidikan berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi dan sosial yang mereka capai.

Sementara itu, Zulsyafri menilai pendidikan juga berperan penting dalam membentuk pola pikir masyarakat yang kritis, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Siagakan tenaga medis,RSUD serta Dinas Kesehatan. Terkait Influenza tife A

“Pendidikan yang baik akan melahirkan individu yang mampu berpikir kritis, berinovasi, serta beradaptasi dengan perubahan teknologi yang begitu cepat. Hal ini menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan era globalisasi,” kata Zulsyafri.

Namun demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya di daerah. Beberapa sekolah masih menghadapi keterbatasan fasilitas, minimnya sarana pembelajaran, serta kekurangan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi memadai.

Selain itu, akses pendidikan juga kerap terhambat oleh faktor ekonomi, geografis, maupun sosial. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anak tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan berisiko putus sekolah.

Meski begitu, Zulsyafri dan Helmi menyambut baik berbagai kebijakan pemerintah yang saat ini mulai memprioritaskan sektor pendidikan. Program seperti pembangunan dan revitalisasi sekolah serta penguatan akses pendidikan dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Kami bersyukur pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Harapan kami, setiap anak di Indonesia, termasuk di Aceh Tamiang, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkembang secara maksimal,” pungkasnya. (Cp)

Berita Terkait

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Saparuda Kecam Dugaan Pengeroyokan Nasabah oleh Debt Collector FIF Group
GRPK Telusuri Proyek Lampu Jalan di Ruas Jalan Nasional, BPTD II Diminta Buka Data Anggaran dan Pelaksanaan
Proyek Lampu Jalan 22 Titik di Aras Kabu GRPK Minta Dishub Sumut Klarifikasi
​Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Walikot Bitung Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanganan Karhutla
Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service Diduga Kongkalikong, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik Perusahaan!
Ditreskrimsus Polda Sumut Tindaklanjuti Laporan GRPK, PT Sari Inco Food Corporation Segera Dipanggil
Sejumlah Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Sakit Perut, Penyebab Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:53

Boarding School UPTD SMP Negeri 2 Bireuen, Padukan Pendidikan Umum dan Dayah, Cetak Siswa Berilmu dan Berakhlak

Kamis, 3 September 2026 - 07:19

Aura Dugaan Pungli Proyek Revitalisasi Proyek SMA Di Agara Meluap

Kamis, 3 September 2026 - 02:41

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla Tahun 2026

Kamis, 3 September 2026 - 02:21

Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Tanpa Perencana, Tanpa Pengawas, Pekerja Disuruh ‘Telanjang’ Tanpa K3, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik CV Jambu Lele Service!

Rabu, 2 September 2026 - 15:15

Kejari Bireuen Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI KE-81 dan Serangkaian Kegiatan Sosial 

Rabu, 2 September 2026 - 11:16

​Ancaman Karhutla di Kampung Loyang Manado, Prajurit Kodaeral VIII dan Warga Lokalisasi Titik Api

Rabu, 2 September 2026 - 08:06

Datok Penghulu Suka Rahmat Jelaskan Mekanisme Usulan dan luruskan Isu Pemungutan Dana Jadup

Rabu, 2 September 2026 - 07:30

Polres Bireuen Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Di Jembatan Bailey Kuta Blang  Pengendara Diimbau Jaga Ketertiban

Berita Terbaru

Headline news

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 Sep 2026 - 14:02

Oplus_131072

Pemerintahan dan Berita Daerah

Ubah Pola, Awasi Proyek

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:40