​Ancaman Karhutla di Kampung Loyang Manado, Prajurit Kodaeral VIII dan Warga Lokalisasi Titik Api

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 11:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Prajurit Kodaeral VIII bersama Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado, melakukan Pemadaman Karhutla. (Dok. Istimewa)
‎

Para Prajurit Kodaeral VIII bersama Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado, melakukan Pemadaman Karhutla. (Dok. Istimewa) ‎

Bitung | Tribuneindonesia.com – ‎Siang membara menyelimuti wilayah Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (02/09/26).

Musibah karhutla warga di Kampung Loyang, Lingkungan I, dan memicu kepanikan warga sekitar yang berada di kawasan tersebut.

Lokasi amukan si jago merah tersebut terhitung sangat strategis karena berjarak tak jauh dari area belakang Kantor DPRD Sulawesi Utara.

Kepulan dari titik api, menandakan besarnya Lahan yang hangus terbakar.

Merespons peristiwa tersebut, personel Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII dipimpin Letda Aditya ‎langsung bergerak cepat menuju titik lokasi kebakaran lahan.

Kedatangan aparat militer ini menjadi penyokong utama dalam mengendalikan kobaran api yang terus menjalar.

Para anggota Kodaeral VIII langsung bahu-membahu bersama masyarakat setempat di lokasi Karhutla.

Sinergi antara prajurit dan warga tersebut berfokus memutus rantai penjalaran api agar tidak semakin meluas ke area permukiman lain.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan di Desa Leluang, Warga Desak APH Usut Tuntas Pelaku

Tim Pemadam Kebakaran Kota Manado kemudian tiba di lokasi kejadian dengan mengerahkan armada pendorong.

Petugas dan warga bekerja keras melokalisasi titik api utama di tengah cuaca dan kondisi lingkungan yang cukup sulit.

Meski jarak musibah berada tidak jauh dari area markas militer, pihak Kodaeral VIII memastikan situasi fasilitas pangkalan tetap berada pada jarak aman.

‎Kobaran api tidak sampai mengancam infrastruktur vital milik markas pertahanan laut tersebut.

‎​Hingga proses pemadaman selesai dilakukan, kondisi di area Kampung Loyang dipastikan sudah sepenuhnya aman dan terkendali.

‎Pihak berwenang saat ini tengah menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api akibat insiden ini. (kiti)

Berita Terkait

Truk Box Hantam Antrian Solar, Sopir Menghilang
SELAMAT DALAM KECELAKAAN TUNGGAL DIDESA LAPAKHA DIDUGA KONDISI JALAN LONGSOR DAN LICIN
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN
Tragis ! Satu Balita Tewas, Satu Kritis, Kapolsek Hutagaol Turun Langsung ke Lokasi
ASITA Bali Gelar ‘Ball Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang
Misteri Kematian Pria Diduga ODGJ di Sergai, Ditemukan Telungkup di Depan Rumah Kosong
Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:16

​Ancaman Karhutla di Kampung Loyang Manado, Prajurit Kodaeral VIII dan Warga Lokalisasi Titik Api

Rabu, 2 September 2026 - 07:30

Polres Bireuen Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Di Jembatan Bailey Kuta Blang  Pengendara Diimbau Jaga Ketertiban

Rabu, 2 September 2026 - 05:44

Sekolah Rakyat Terintegrasi Pandeglang Mulai Beroperasi, Hutama Karya Dukung Akses Pendidikan bagi Keluarga Prasejahtera

Rabu, 2 September 2026 - 02:48

Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Kampung Jamur Jelatang Gelar Ragam Lomba HUT RI KE-81

Rabu, 2 September 2026 - 01:50

Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Ajak Warga Abah Lueng Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 1 September 2026 - 15:51

Polda Aceh Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 15:24

Arief Martha Rahadyan Dorong Pariwisata Naik Kelas, Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas

Selasa, 1 September 2026 - 08:05

Desa Alue Ceue, Kecamatan Jangka terima 2 Juta Benur Udang Vandame Budidaya di Bireuen

Berita Terbaru