KUTACANE/Tribuneindonesia.com
Aroma dugaan pungli uang fee proyek Revitalisasi SMA dan SMK di Agara, meluap dan jadi perbincangan hangat.
Informasi diterima Waspada. Id dari berbagai sumber menyebutkan, dugaan pungli dengan dalih fee proyek Revitalisasi sekolah SMA dan SMK Tahun 2026 tersebut, besarannya mencapai 15 persen.
Untuk Aceh Tenggara, alokasi proyek Revitalisasi bidang pendidikan SMA dan SMK serta sekolah dibawah yayasan Ponpes tahun 2026, mencapai puluhan miliar.
Rumor yang beredar dan saat ini jadi perbincangan hangat di Agara menyebutkan, setiap sekolah yang mendapat program percepatan pembangunan bidang pendidikan, disebut-sebut oknum pejabat tertentu di Aceh Tenggara, meminta uang fee atau pelicin sebesar 15 persen dari nilai proyek revitalisasi yang masuk ke sekolah.
Untuk memuluskan setoran 15 persen dari sekolah yang mendapat proyek revitalisasi di SMA, SMK dan Ponpes tersebut, dilakukan melalui salah seorang oknum kepala sekolah SMA Negeri di Aceh Tenggara.
Candra, Kepala sekolah SMA Negeri Semadam Aceh Tenggara yang mendapat Proyek Revitalisasi tahun 2026 sebesar Rp1.797 656. 000 ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya yang jarang aktif,sabtu (29/8) ,belum membalas konfirmasi yang disampaikan Tribuneindonesia.com
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Jupri RM kepada trbuneindonesia.com Sabtu (30/8) mengaku tak tahu tentang rumor uang pelicin atau fee sebesar 15 persen bagi sekolah yang mendapat proyek revitalisasi tingkat SMA, SMK dan sekolah di Ponpes tahun 2026 di Aceh Tenggara.
, “Dana Revitalisasi SMA, SMK dan Sekolah dibawah naungan Ponpes tahun 2026 ini,juga tak benar mencapai Rp 48 miliar atau Rp 80 miliar, ” Ujar Jupri.
Karena sepengetahuan saya, lanjut Jupri, sekolah yang mendapat dana Revitalisasi tingkat SMA, SMK dan sekolah di Ponpes, hanya 5 sekolah diantaranya, SMAN 1 Semadam, sekolah di Ponpes Naga Kesiangan, sekolah di Lawe Maklum, di Ngkeran dan sekolah lainnya di Agara.
Nilai proyek Revitalisasi Sekilah SMA, SMK dan sekolah di Ponpes itu juga, per unitnya tak lebih dari Rp1, 7 Miliar, “pungkas Kacabdin, Jupri RM Pungkasnya.
Press~abdulgani (gasekk)


























