GWK Sambut Tahun Baru dengan Kembang Api Spectakuler di Bali Countdown 2025

- Editor

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badung|Tribuneindonesia.com

Perayaan tahun baru ini, akan menjadi perayaan akhir tahun yang spectakuler dengan menargetkan 10 ribu pengunjung, Rabu (10/12/25).

Selain akan ada atraksi kembang api juga akan ada banyak pertunjukkan budaya dan fashion show serta
dimeriahkan oleh artis-artis ibu kota dan lokal diantaranya Malik D’Essensial, Navicula, Lolot dan artis lainnya yang memang diminati oleh generasi muda.

Itulah yang akan di persembahkan oleh Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) dalam menyambut tahun baru 2026 dengan menggelar Bali Countdown 2025 pada rabu 31 Desember 2025.

Perayaan tahun baru di destinasi wisata Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini bertemakan “Neon New Year It Party “ dimana para pangunjung yang hadir diwajibkan untuk memakai atribut dengan warna-warna Neon.

Selain itu untuk pengunjung yang memiliki tiket VIP, akan mendapatkan doorprice berupa atribut bertemakan Neon.

Direktur Operasional GWK Cultural Park Rossie Andriani, pada prescon, kamis (4/12) yang di dampingi Andre Prawiradi Sastra, menyampaikan perayaan tahun ini dirancang untuk menjadi ajang kreativitas serta hiburan bagi anak muda.

Sebelum puncak acara berlangsung pada tanggal 31 Desember 2025, akan dilakukan serangkaian kegiatan yang di sebut dengan Mai Melali.

“Untuk tahun ini kami menargetkan 10 ribu pengunjung, jika hari biasa pangunjung yang datang sekitar 3.5 ribu namun pada perayaan tahun baru seperti tahun-tahun lalu pangunjung yang datang berkali-kali lipat dari hari biasa. Sebelum puncak acara, akan ada kegiatan namanya Mai Melali, dan kami mengundang komunitas disabilitas untuk perfomance bersama,”

Jelas Rossie.

Hal senada juga disampaikan Andre. Melanjutkan penjelasan Rossie, kegiatan Mai Melali akan berlangsung selama 7 hari, bekerjasama dengan pasar keliling yang akan mengundang UMKM untuk bisa menjual produk makanan, aksesories dan lainnya hingga menjelang Bali Countdown.

“Kami ingin masyarakat memantapkan pilihannya Tahun baru ke GWK, karena acara di GWK, spectakuler, terbesar, terlama, itu hanya di GWK, dan ini bukan kami yang bicara tetapi masyarakat yang sudah pernah datang pada perayaan tahun baru kemarin bahwa kembang api paling meriah hanya ada di GWK sejak 2019, “

Jelas Andre.

Andre juga mengatakan dalam perayaan tahun baru di GWK akan ada hadiah yang diberikan oleh Kencana Souvenir sebagai partner GWK apabila pengunjung yang hadir membawa dan menunjukkan koin GWK tahun 2025.

Baca Juga:  Bupati Madina Tak Tepat di Tengah Efisiensi Anggaran,Pagar Lama di Taman Panyabungan

Tahun 2026 GWK kembali akan mengeluarkan koin dengan edisi terbaru bergambar barong dan akan lounching pada tanggal 15 Desember 2025.

Koin ini sangat limited dan countable dan akan di jual di Kencana souvenir tanggal 26 Desember 2025.

“Sejak tahun 2025, Kencana souvenir mengeluarkan koin limited berlogo GWK dan tahun ini sudah habis. Jadi siapapun yang membawa koin tahun 2025 pada saat Bali Countdown akan mendapatkan hadiah berupa replika patung GWK, jadi beli koin tahun 2026 dan bawa koin tahun 2025 untuk mendapatkan hadiah,”

Terangnya.

Selain Kencana souvenir, ada juga Jendela Bali dimana untuk pertama kalinya terlibat di Bali countdown akan memberikan kejutan akhir tahun.

Jendela Bali menawarkan pengunjung untuk makan malam (dinner) dengan tema New Year Celebration Dinner With Spectakuler Fire Work.

Tak hanya dinner, banyak pula tawaran menarik untuk pengunjung yang membeli paket New Year Celebration Dinner With Spectakuler Fire Work, salah satunya tiket gratis untuk masuk ke venue acara.

Ada dua jenis tiket yang di keluarkan oleh GWK yakni tiket reguler dan VIP. Untuk tiket reguler hanya bisa masuk dan menonton konser dengan posisi dibelakang.

Sedangkan tiket VIP pengunjung bisa menonton dengan berdiri tepat di depan panggung dan mendapatkan goodybag yang isinya makanan, minuman dan voucher.

Dari sisi keamanan, penyelenggara telah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti pecalang desa adat Ungasan, TNI dan aparat kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan.

Begitupun dengan Tim medis yang akan standby untuk mengantisipasi insiden kecelakaan. (van)

Berita Terkait

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:55

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:36

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:49

Pidato Negara, Angka, dan Ujian di Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:35

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29

Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31

Wali Kota Bitung Apresiasi Baksos Rumah Lukaku, Utus Asisten III Pastikan Warga Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05

Dampingi Gubernur Sulut di Dermaga Satrol, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Peringatan HUT Kodaeral VIII

Berita Terbaru