GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM, ACEH TENGGARA: TIGA NAMA MASUK RADAR PENYELIDIKAN, KEPSEK DAN DINAS DIDUGA TUTUP RAPAT INFORMASI

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA | Aceh Tenggara, 4 Mei 2026 – Dugaan adanya praktik “guru siluman” di SD Negeri 1 Semadam, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, semakin menjadi perhatian publik. Tiga nama tenaga pendidik, yakni Hakiki, Nazaruddin, dan Masrayani Lubis, kini disebut-sebut masuk dalam daftar yang sedang ditelusuri dalam dugaan ketidaksesuaian data kehadiran dan pelaksanaan tugas mengajar di sekolah tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran awal tim gabungan Media Bintang Bhayangkara Indonesia (BINKARI) bersama LSM PPKMA, ketiga nama tersebut tercatat dalam administrasi kepegawaian dan diduga tetap menerima gaji serta tunjangan yang bersumber dari anggaran negara. Namun, di lapangan, keberadaan dan aktivitas mengajar mereka disebut tidak terlihat secara konsisten sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua LSM PPKMA, Saidul Amran, bersama Kepala Perwakilan Wilayah BINKARI Aceh, Sulmi Rahman, menyebut pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri 1 Semadam pada 2 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah dokumen, termasuk daftar hadir, jadwal pembelajaran, serta bukti pelaksanaan tugas mengajar.

Namun, upaya klarifikasi yang dilakukan tim investigasi disebut tidak berjalan lancar. Pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, diduga tidak memberikan respons atas upaya konfirmasi melalui berbagai saluran komunikasi, baik pesan singkat maupun panggilan telepon.

Situasi serupa juga terjadi saat tim mencoba meminta penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya Kabid Pendidikan Dasar, Ansari, terkait permintaan pertemuan klarifikasi dengan pihak sekolah. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang berhasil diperoleh.

Baca Juga:  ‎Bidik Potensi Investasi, Politisi Bitung Bung RL Boyong Investor Tiongkok dan Singapura ke Batu Putih ‎

“Kami sudah berupaya melakukan konfirmasi secara berjenjang, baik ke pihak sekolah maupun dinas. Namun respons yang kami terima sangat minim bahkan cenderung tidak terbuka. Ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat,” ujar Sulmi Rahman.

LSM PPKMA menilai, jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut berpotensi merugikan keuangan negara sekaligus mencederai dunia pendidikan. Dana publik yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran diduga tidak sepenuhnya berjalan sesuai peruntukan, sementara proses belajar mengajar di sekolah juga patut dipertanyakan efektivitasnya.

Atas kondisi tersebut, BINKARI dan LSM PPKMA mendesak Kepolisian Resor Aceh Tenggara untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri dokumen kepegawaian, absensi, serta aliran pembayaran gaji dan tunjangan yang terkait dengan nama-nama yang disebutkan.

“Kami meminta aparat penegak hukum tidak menunda langkah. Jika ada indikasi pelanggaran, harus diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku. Ini menyangkut uang negara dan hak pendidikan anak-anak,” tegas Saidul Amran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SD Negeri 1 Semadam maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Publik kini menunggu transparansi dan langkah tegas aparat dalam memastikan kebenaran informasi ini agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam dunia pendidikan daerah. ***

Berita Terkait

​Perkokoh Karakter Personel, Bintaldam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Mental dan Ideologi di Kodim 1310/Bitung
Bupati Salim Fakhry resmi buka pameran pembangunan di Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah
​Terima Petugas BPS, Wakil Wali Kota Bitung Kawal Sensus Ekonomi 2026
Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 
HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis
PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh
​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:16

​Perkokoh Karakter Personel, Bintaldam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Mental dan Ideologi di Kodim 1310/Bitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39

Bupati Salim Fakhry resmi buka pameran pembangunan di Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53

PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:37

HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:36

PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:58

​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42

Masyarakat Gayo Perantauan: Jangan Ciptakan Polemik Baru, Dukung Swadaya Warga Perbaiki Jalan Bireuen–Bener Meriah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Fotografi Cagar Budaya Jadi Strategi Promosi Potensi Sejarah dan Wisata Deli Serdang

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:48

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Perkuat Kendali Inflasi, Strategi Stabilitas Pangan Jadi Prioritas Daerah

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:28