“Belawan Darurat Moral!” Ustadz Nabawi Teriakkan Seruan Kebangkitan

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com  Menyikapi maraknya tawuran remaja dan peredaran narkoba di kawasan Belawan, Ustadz Sayuid Teuku Muhammad Nabawi, seorang tokoh agama yang dikenal vokal dan penuh kepedulian, angkat bicara dengan suara lantang dan penuh keprihatinan, Rabu (16/07/2025).

Ini bukan sekadar pelanggaran hukum lagi. Ini sudah darurat moral. Anak-anak kita tidak takut dosa, tidak hormat pada orang tua, apalagi malu kepada Allah Azza wa Jalla,” tegas sang dai yang aktif berdakwah di Belawan dan berbagai wilayah di Pulau Jawa, termasuk Jakarta.

Menurutnya, gelombang tawuran dan peredaran narkoba di Belawan bukan terjadi secara tiba-tiba. Ia menilai ada celah besar yang dibiarkan terbuka, mulai dari longgarnya kontrol sosial, lemahnya peran orang tua, hingga kurangnya keteladanan dari para pemimpin.

Kalau pemuda sudah sibuk tawuran dan isap sabu, siapa yang akan jaga negeri ini besok? Ini bukan soal siapa yang salah, tapi siapa yang mau ambil peran. Semua punya tanggung jawab: orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat, hingga pejabat pemerintah,” ujar Nabawi.

Baca Juga:  Seleksi Beasiswa Santri Tahfidh Bireuen: 421 Peserta Berlomba Merebut 222 Kuota Beasiswa

Lebih lanjut, ia mendorong pihak kepolisian, terutama Polres Pelabuhan Belawan, agar tidak hanya hadir sebagai pemadam kebakaran setiap kali keributan terjadi. Ia menuntut langkah yang lebih strategis dan menyentuh akar persoalan.

Jangan cuma datang lalu bubarkan. Harus ada efek jera. Lakukan patroli rutin, masuk ke sekolah, sentuh Masjid, dan rangkul anak muda lewat kegiatan positif. Bina akalnya sebelum kebencian dan amarah merasuki jiwa mereka,” seru Ustadz Nabawi.

Ia mengajak semua elemen untuk duduk bersama dan bergandengan tangan. Menurutnya, tidak ada solusi instan, namun kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan umat adalah kunci untuk membalikkan keadaan.

Kita semua wajib turun tangan. Jangan tunggu anak kita sendiri jadi korban baru kita menjerit. Mari kita ubah wajah Belawan  dari sarang tawuran dan narkoba menjadi daerah yang penuh keberkahan dan harapan,” tutupnya penuh semangat.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Bukan Sekadar Tanpa Plang! P3-TGAI Desa Rikit Disorot: Pekerjaan Bergelombang, K3 Dipertanyakan, Aspirasi Dewan Ikut Disorot
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02

Ironi Negeri Ini — Guru Disuruh Sarjana, Tapi Dewan Bisa Cukup Lulus SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:32

Memimpin Bukan Bermain Catur — Membangun Peradaban atau Menjadi Cerita Keruntuhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Berita Terbaru

Headline news

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agu 2026 - 03:37

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x