Bantuan Tunai, Jalan Baru Perbaikan Gizi Anak Bangsa

- Editor

Minggu, 21 September 2025 - 15:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Chaidir Toweren

TribuneIndonesia.com

Program makanan bergizi gratis yang digembar-gemborkan pemerintah sebenarnya dilandasi niat mulia, memperbaiki gizi anak sekolah, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, realitas di lapangan jauh dari harapan. Banyak laporan orang tua yang mengeluh menu tidak sesuai selera anak, makanan kurang higienis, distribusi kacau, bahkan ada yang berakhir di tong sampah. Sebuah program dengan biaya triliunan rupiah, sayangnya masih menyisakan pemborosan.

Kini muncul wacana mengganti makanan gratis dengan bantuan tunai. Bagi sebagian orang, ini terdengar radikal. Tetapi jika kita berpikir jernih, ide ini justru lebih masuk akal. Bantuan tunai memberikan keleluasaan kepada orang tua untuk menentukan sendiri kebutuhan gizi anak mereka. Tidak ada lagi alasan makanan basi, menu tidak habis, atau kualitas yang dipertanyakan. Dengan uang di tangan, orang tua bisa membeli bahan segar di pasar, memasak sesuai selera keluarga, dan memastikan anak makan dengan lahap.

Lebih dari itu, bantuan tunai dapat menggerakkan ekonomi lokal. Warung kecil, pedagang sayur, hingga petani akan merasakan dampak langsung karena uang benar-benar berputar di masyarakat. Artinya, program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga soal pemberdayaan ekonomi rakyat.

Baca Juga:  Reformasi Kurikulum Pendidikan Indonesia: Menuju Pembelajaran Berbasis Minat

Tentu, risiko penyalahgunaan dana selalu ada. Tetapi bukankah setiap program memiliki celah? Yang dibutuhkan bukan mundur dari ide besar, melainkan pengawasan ketat dan edukasi gizi yang konsisten. Pemerintah bisa memanfaatkan teknologi digital untuk memantau penyaluran, sementara sekolah dapat berperan dalam memastikan anak-anak benar-benar menerima manfaat.

Daripada terus-menerus menggelontorkan makanan yang tak termakan, lebih baik pemerintah memberi kepercayaan kepada masyarakat. Bantuan tunai adalah bentuk penghargaan pada kemandirian keluarga sekaligus langkah nyata memperbaiki efektivitas program.

Sudah saatnya kita berhenti membela sistem yang gagal. Jika tujuan utamanya adalah generasi sehat dan cerdas, maka jalannya jelas, uang tunai lebih efektif ketimbang nasi kotak yang mubazir.

Kesehatan anak bangsa terlalu penting untuk dipertaruhkan pada program setengah matang.

Berita Terkait

Kecebur Fantasi di Kolam! Udin Dipukul Mimpi, Amat Kena Tampar
Iman di Balik Seragam Bhayangkara, Polri Bukan Sekadar Penegak Hukum, tetapi Istana Kebaikan Bangsa
Satu Tahun Tiga Hari Hailli–Muchsin: Ujian Kepemimpinan di Tanah Gayo
Media Tanpa Box Redaksi: Ancaman Serius bagi Kredibilitas Pers
HRD: Dari Bireuen ke Senayan, Kini Saatnya Menuju BL 1 Aceh?
Cahaya Imlek 2026 Menyala, Iham Gondrong Kirim Pesan Damai untuk Deli Serdang
Waspada Modus “Pinjam Bentar” Gawai, Akun dan Saldo Bisa Raib dalam Hitungan Detik
Puasa dan Autofagi: Ibadah Spiritual yang Diam-Diam Meregenerasi Sel Tubuh
Berita ini 80 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:25

Capping Day STIKes Sehati Medan Disorot Publik, Mahasiswa Diikat Janji Moral di Hadapan Orang Tua

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:39

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh Ihya Ulumuddin Silaturrahmi dan Reses Bersama PWI Simeulue

Senin, 23 Februari 2026 - 10:41

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 08:00

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara

Senin, 23 Februari 2026 - 06:40

Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:01

Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:41

Jalan Galang Berubah Kuburan hidup

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Polres Langkat Matangkan Ops Ketupat Toba 2026

Jumat, 27 Feb 2026 - 16:32

Pemerintahan dan Berita Daerah

11 Ruko Pasar Delimas Resmi Diperpanjang, Pemkab Deli Serdang Tegaskan Aset Kini Tertib

Jumat, 27 Feb 2026 - 16:16

Sosial

​Menanam Benih Bahari di Geladak Kapal Perang

Jumat, 27 Feb 2026 - 15:14

Sosial

​Siar Kemanusiaan di Pelataran Al Muttaqien

Jumat, 27 Feb 2026 - 14:42

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x