Bitung | Tribuneindonesia.com – Fokus pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi di tingkat akar rumput semakin intensif dilakukan, Kamis (30/04/26).
Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, DR. Drs. Laode Ahmad P, M.Si., yang meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Manembo Nembo Tengah, Kota Bitung, pada Rabu (29/04).
Langkah peninjauan ini merupakan bagian dari agenda strategis Kemendagri untuk memastikan bahwa proyek pembangunan di daerah berjalan sesuai target.
Lokasi pengerjaan yang berada di wilayah Kecamatan Matuari tersebut menjadi titik krusial dalam rangkaian kunjungan kerja Dirjen di lingkungan Kodim 1310/Bitung.
Dalam amatannya di lapangan, Laode Ahmad didampingi jajaran pejabat teritorial dari Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131/Stg.
Kehadiran para perwira tinggi dan staf Kodim 1310/Bitung menegaskan adanya kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam mengawal proyek pemberdayaan masyarakat ini.
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memvalidasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan warga setempat.
Dirjen menekankan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan kolektif dari seluruh elemen pemangku kepentingan.
Tidak sekadar memantau pembangunan fisik gedung koperasi, rombongan Dirjen juga melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Kesiapan operasional menjadi sorotan utama guna memastikan KDKMP dapat segera berfungsi maksimal setelah proses konstruksi selesai.
Di sela-sela peninjauan, dialog interaktif digelar untuk menyerap aspirasi langsung dari para pelaksana di lapangan.
Laode Ahmad secara proaktif mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis guna merumuskan solusi cepat, sembari mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan demi kesejahteraan rakyat.
Apresiasi khusus diberikan Dirjen kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1310/Bitung, yang dinilai sangat aktif dalam mengawal program pemberdayaan.
Menurutnya, keterlibatan TNI merupakan mesin penggerak yang mampu membangun kemandirian masyarakat melalui wadah strategis seperti koperasi desa ini.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan komitmen institusinya melalui pernyataan resmi secara terpisah.
Ia menyatakan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, terutama dalam program yang menyentuh sektor ekonomi desa.
”Kehadiran Dirjen Bina Pemdes ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program di wilayah. Sinergitas lintas sektor adalah kunci utama kemajuan daerah,”
ujar Letkol Inf Dewa Made DJ saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Agenda peninjauan ini turut dihadiri oleh Aster Kasdam XIII/Mdk Kolonel Inf Daniel Lalawi, Kepala Biro Dirjen Bina Desa Kemendagri Bahri, serta sejumlah pejabat dinas terkait dari Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menandai babak baru penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah di Sulawesi Utara. (kiti)


















