Arief Martha Rahadyan Serahkan Wakaf Al-Qur’an di Bogor, Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren

- Editor

Rabu, 29 April 2026 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor|Tribuneindonesia.com

Tokoh pemerhati pendidikan dan penggerak pengembangan pariwisata budaya, Arief Martha Rahadyan, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Khadimul Ma’had, KH Roudl Bahar, di lingkungan Pondok Pesantren Mama Bakry Sadeng, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 29 April 2026.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan eratnya hubungan antara tokoh nasional dengan kalangan ulama dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual bangsa.

Dalam kesempatan temu ramah tersebut, Arief bersama rombongan dari Jakarta menyerahkan bantuan sebanyak 520 mushaf Al-Qur’an kepada para santri. Penyerahan wakaf Al-Qur’an ini diterima langsung oleh KH Roudl Bahar selaku pimpinan pesantren. Bantuan tersebut di bawa menggunakan kendaraan box sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.

Mushaf yang diserahkan berupa Al-Qur’an modern dengan terjemahan per kata yang dilengkapi teknologi barcode di setiap halaman. Fitur ini memungkinkan para santri, khususnya pemula, untuk mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan lebih mudah melalui pemindaian menggunakan telepon genggam, sehingga dapat langsung menyimak panduan audio bacaan secara tepat dan sistematis.

Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban. Dukungan terhadap pesantren bukan hanya investasi keilmuan, tetapi juga investasi akhlak bagi generasi masa depan bangsa,” ujar Arief kepada awak media.

Sebelumnya, pada Selasa, 21 April 2026, Arief juga turut hadir dalam rangkaian Haul ke-60 Mama Bakry Sadeng serta Milad ke-96 Pondok Pesantren Mama Bakry Sadeng. Kehadirannya menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menjalin hubungan dengan ulama dan komunitas pesantren.

Acara Haul ke-60 yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan dan pejabat pemerintahan, di antaranya

  1. H. AHMAD MUZANI,. Ketua MPR RI
  2. RUDY SUMANTO, S.Si,. Bupati Bogor
  3. H.ADE RUHANDI,S.E,. Wakil Bupati Bogor
  4. HABIB MAHDI ASSEGAF,.Khadimul Majelis Syababul Kheir
  5. H. DEDI MULYADI,. Gubernur Jawa Barat
  6. SAYYIDI SYEKH AMMAR AZMI Imam Besar Masjidil Aqsa
Baca Juga:  Tembok Raksasa Roboh, Polda Sumut Didesak Bergerak

Arief dalam kapasitas sebagai figur yang aktif mendorong pembangunan sumber daya manusia, Arief dikenal konsisten menginisiasi berbagai program peningkatan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia, baik melalui jalur pendidikan umum maupun berbasis nilai-nilai Islam. Ia juga terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata budaya sebagai bagian dari strategi memperkenalkan kekayaan identitas bangsa ke kancah global.

Integrasi antara pendidikan, nilai spiritual, dan pelestarian budaya merupakan kunci dalam mewujudkan visi besar Indonesia sebagai bangsa yang maju dan berdaya saing. “Kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kekuatan karakter dan jati diri budayanya,” ungkapnya.

Arief juga tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas doa dan dukungan yang diberikan para ulama, khususnya dari KH Roudl Bahar.Saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas doa yang dihadiahkan oleh Abah KH Roudl Bahar. Semoga segala ikhtiar kita diberkahi umur panjang, diberikan kelapangan dalam setiap langkah, serta dimudahkan dalam setiap perjalanan pengabdian untuk tanah air Indonesia tercinta.

Sementara ,KH Roudl Bahar yang juga dikenal luas sebagai penceramah dan kerap mengisi program dakwah “Damai Indonesiaku” di TVOne menyampaikan pesan moral yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat akhlak generasi muda, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap bentuk pengabdian.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga adab di tengah kemajuan. Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah, dan kekuatan tanpa keimanan akan kehilangan makna,” pesan beliau.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum mempererat kolaborasi antara tokoh nasional dan ulama dalam membangun Indonesia yang tidak hanya maju secara material, tetapi juga kokoh dalam nilai spiritual dan budaya.

Berita Terkait

*Tolak Persidangan Online, Kuasa Hukum Kadri Amin Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor*
BIMTEK PEMILIHAN GEUCHIK DI LANGSA BATAL, DIDUGA TERKENDALA ANGGARAN Penggunaan Dana Desa Disorot, SOMASI Kritik Keterlibatan Pihak Ketiga
Banda Aceh Rayakan HUT ke-821, Momentum Sinergi di Tengah Sorotan Efisiensi Anggaran
Tunggu Ada Korban Jiwa? Jalan Rusak Pascabanjir Picu Kecelakaan di Aceh Tamiang
Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia
Napi Korupsi Diduga Lulus ASN Kementan, Distan Aceh Tenggara Mengaku Tidak Terlibat
“Dikepung Gugatan!” 9 Desa Aceh Tenggara Disidangkan Sehari oleh Komisi Informasi Aceh
JKA dan Dilema Fiskal Aceh: Antara Nostalgia dan Realitas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:35

Gandeng Insan Pers, Polres Bitung Komitmen Jamin Keterbukaan Informasi dan Keamanan Publik

Rabu, 29 April 2026 - 08:57

Wali Kota Hengky Honandar Matangkan Program Koperasi Merah Putih Bersama Kemendagri

Rabu, 29 April 2026 - 05:55

Berkas Putusan Mahkamah Agung Resmi Diserahkan ke ADC Bupati Aceh Tenggara

Rabu, 29 April 2026 - 05:51

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Gelombang IV Sesi 1 dan 2 di SD Negeri 3 Kutacane Berlangsung Sukses dan Kondusif

Rabu, 29 April 2026 - 05:36

​Peringati May Day, Ratusan Sopir Dump Truk Sulut Bakal Segel Kantor Pertamina Manado

Rabu, 29 April 2026 - 05:09

Respon Cepat Layanan 110: Polres Bitung Ungguli Lahat dan Pekanbaru di Level Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 04:45

Perkuat Kepastian Hukum, Pemkot Bitung Sinergikan Administrasi Kewarganegaraan Bersama Kanwil Kemenkumham

Rabu, 29 April 2026 - 03:01

APDESI Apresiasi Bupati Aceh Utara, Publikasi Desa Jadi Kunci Transparansi

Berita Terbaru