Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

- Editor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Hakikat seorang pemimpin sesungguhnya adalah melayani, bukan dilayani. Sebuah kebenaran yang sangat sederhana, namun semakin lama semakin terlupakan oleh mereka yang memegang tampuk kekuasaan. Pemimpin yang sejati seharusnya memiliki ketetapan hati yang tegas, kebijakan yang membangun demokrasi yang sehat, serta segala keputusan dan aturan yang ditujukan untuk kebaikan rakyat secara luas. Jumat 7 Agustus 2026

Namun sungguh sangat disayangkan, kenyataannya kini terlihat lain. Banyak yang menduduki kursi kekuasaan seolah-olah itu adalah takhta kemewahan pribadi, bukan amanah berat yang harus dipertanggungjawabkan. Mereka duduk di atasnya dengan tenang, namun sama sekali tidak memahami tangisan dan suara-suara rakyat yang memohon: memohon keadilan, memohon kepastian hukum, memohon kesejahteraan yang layak.

Telinga mereka seakan menjadi tebal dan tuli terhadap jeritan yang datang dari bawah. Hati nurani mereka tumpul dan tidak lagi peka. Yang tampak justru sebaliknya: mereka jauh lebih memihak dan memelihara kepentingan lingkaran kekuasaan di sekitarnya, daripada memperhatikan nasib rakyat yang sebenarnya menempati urutan paling atas dalam setiap sila dan janji kenegaraan.

Baca Juga:  Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari

Sejarah telah memberikan pelajaran pahit yang berulang: Raja Louis XVI dari Prancis membiarkan rakyatnya kelaparan sementara ia hidup bermewah di istana, hingga rakyat bangkit dan ia kehilangan takhta serta nyawanya. Demikian pula Tsar Nikolai II dari Rusia, yang menutup mata terhadap penderitaan rakyatnya, akhirnya runtuh dalam revolusi. Mereka lupa satu hal yang paling mendasar: Rakyat tanpa negara masih bisa hidup, tetapi negara tanpa rakyat pasti runtuh. Inilah yang sedang mengancam peradaban bangsa ini saat ini.

Jika seorang pemimpin lebih mencintai kursinya daripada rakyatnya, jika ia lebih takut kehilangan kekuasaannya daripada kehilangan kepercayaan rakyatnya, maka jangan heran jika perlahan-lahan pondasi bangsa ini mulai retak dan runtuh. Jangan menunggu sampai rakyat pergi atau kepercayaan hilang sama sekali, barulah sadar. Karena ketika rakyat sudah tidak percaya, maka takhta kekuasaan apa pun tidak akan mampu bertahan lama.

Berita Terkait

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya
Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas
Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran
Keadilan yang Tak Kunjung Tiba: Di Balik Seruan Kedaulatan Papua dan Maluku
Keadilan yang Tertunda: Negara Wajib Hadir Membawa Kesejahteraan Bagi Seluruh Daerah
Wanita Cerdas Mengelola Keuangan, Wanita yang Tak Mau Belajar Tetap Berjalan di Tempat
beranilah negaraku: berikan hak kedaulatan, hentikan perang sia-sia, bangun persaudaraan setara
Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:05

M Rapi Sekedang Desak DTH Jadup dan Huntara Korban Banjir Ketambe Aceh Tenggara Segera Cair

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35

Babinsa Posramil Simpang Mamplam Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Melalui Pelatihan PBB di SMAN 1 Simpang Mamplam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33

Babinsa Koramil 01/Bireuen Bersama Warga Gelar Karya Bhakti Jumat Bersih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:13

Partai Demokrat lewat Gerakan Langit Biru Lepasliarkan 300 Ekor Tukik di Pantai Lembeng

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:53

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bangun Tempat Wudhu, Lengkapi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:35

Polres Bireuen Gelar Penertiban Penggunaan Plat Kenderaan Bermotor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28

Patroli Presisi Polres Bireuen Kawal Keamanan Aktifitas Masyarakat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:11

Tebar Kebahagiaan, Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Sentuh Warga Membutuhkan di Kampung Uring Pegasing

Berita Terbaru

Cerpen

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agu 2026 - 15:27