Panas di Paya Gambar! Kades Paya Gamabar Dituding Intimidasi, Sengketa Lahan Petani Meledak di Ujung Ramadan

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang I TribuneIndonesia.Com–Situasi di Desa Paya Gambar Kecamatan Batang Kuis kembali memanas pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Ketegangan mencuat setelah Kepala Desa Paya Gambar memanggil salah satu tokoh pemuda desa, Ridwan Lubis, Kamis 12 Maret 2026 sekitar pukul 16’00 wib terkait pemberitaan dugaan perampasan lahan yang sebelumnya mencuat ke publik.

Pertemuan yang berlangsung di kantor desa tersebut semula disebut sebagai klarifikasi atas pemberitaan yang beredar. Namun, suasana pertemuan justru berubah tegang dan memicu polemik baru di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Lubis meminta agar Kepala Desa juga menghadirkan pimpinan pengelola lahan, yakni Abdul Hadi. Permintaan tersebut dinilai wajar karena Abdul Hadi merupakan pihak yang selama ini terlibat langsung dalam pengelolaan lahan yang dipersoalkan.

Namun, menurut Ridwan, Kepala Desa terkesan menghindari permintaan tersebut dan tetap melanjutkan pertemuan tanpa menghadirkan Abdul Hadi. Situasi ini memunculkan kecurigaan dari pihak pengelola lahan.

Ridwan Lubis mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut dirinya justru mendapat sejumlah pertanyaan yang bernuansa tekanan. Kepala Desa disebut mempertanyakan siapa sebenarnya pemilik lahan yang saat ini menjadi sengketa.

Menanggapi hal itu, Ridwan menjelaskan bahwa secara administratif lahan tersebut merupakan milik pemerintah. Namun, menurutnya, kondisi lahan tersebut sebelumnya hanyalah semak belukar dan tidak produktif.

Ia menyebutkan bahwa lahan tersebut kemudian dibuka dan dikelola oleh Ustadz Abdul Hadi bersama sejumlah petani setempat. Proses pengelolaan itu dilakukan secara swadaya dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sawah.

“Awalnya itu semak belukar, tidak ada sawah di sana. Ustadz Abdul Hadi bersama petani yang membuka dan mengelolanya hingga bisa ditanami. Banyak biaya yang sudah dikeluarkan,” ujar Ridwan.

Persoalan mulai memuncak ketika Kepala Desa Paya Gambar Harmaini secara tiba-tiba memasang plang di area lahan tersebut dengan alasan program ketahanan pangan. Tindakan itu memicu kemarahan para pengelola lahan karena dianggap dilakukan tanpa komunikasi maupun pembicaraan mengenai ganti rugi atas biaya pengelolaan yang telah dikeluarkan para petani.

Baca Juga:  Kunker Bupati Aceh Tenggara Tinjau Perlombaan 10 Bidang Studi Sistem Daring & Digital se-Kabupaten

Ketua Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia(P2BMI) Sumatera Utara, Abdul Hadi, turut angkat bicara terkait pemanggilan Ridwan Lubis oleh Kepala Desa Paya Gambar Ia menyayangkan sikap pemerintah desa yang memanggil salah satu tokoh yang terlibat dalam pengelolaan lahan tanpa melibatkan dirinya sebagai pihak yang memimpin pengelolaan tersebut.

Menurut Abdul Hadi, langkah tersebut menunjukkan sikap yang tidak terbuka dan justru memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

“Saya sangat menyayangkan pemanggilan Ridwansyah tanpa melibatkan saya. Padahal saya yang memimpin pengelolaan lahan itu bersama para petani,” tegasnya.

Abdul Hadi bahkan melontarkan kritik keras terhadap Kepala Desa Paya Gambar. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk keberanian yang setengah-setengah.

“Kalau memang dia mau mengajak ribut, kami siap. Tapi yang jelas, sejengkal pun tanah yang selama ini kami kelola secara terus-menerus tidak akan kami serahkan begitu saja tanpa adanya kesepakatan atau MoU yang jelas,” ujarnya dengan nada tegas.

Pernyataan keras tersebut semakin memperlihatkan bahwa konflik lahan di Desa Paya Gambar bukan sekedar persoalan administratif, tetapi telah berubah menjadi konflik kepentingan yang berpotensi memicu gejolak lebih besar di tengah masyarakat desa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kepala Desa Paya Gambar terkait tudingan intimidasi maupun polemik pemasangan plang di lahan yang menjadi sengketa tersebut.

Sementara itu, masyarakat desa berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka dan adil agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang dapat merusak stabilitas sosial di Desa Paya Gambar.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29