LUBUK PAKAM | TribuneIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengebut penataan kabel utilitas jaringan menjelang perhelatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia dan Pemilihan Putri Otonomi Indonesia Tahun 2026. Program ini ditargetkan mulai bergerak cepat sebagai langkah strategis memperindah wajah kota, meningkatkan keselamatan, sekaligus menata infrastruktur perkotaan yang selama ini semrawut.
Penegasan itu disampaikan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Deli Serdang, Drs Hendra Wijaya, dalam Rapat Koordinasi Penataan Kabel Utilitas Jaringan di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (25/2/2026).
Ia menekankan, penataan kabel bukan sekadar urusan teknis, tetapi menjadi simbol keseriusan daerah dalam menyambut agenda nasional. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah, BUMN, serta para operator jaringan.
“Ini harus menjadi milestone awal penataan ruas jalan prioritas. Kita mulai dari titik-titik strategis. Hari Jumat dilakukan peninjauan lapangan sebagai langkah percepatan,” tegas Hendra Wijaya.
Peninjauan lapangan akan dilakukan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk memastikan kesiapan teknis penataan, termasuk pemetaan ruas jalan yang paling mendesak.
Kepala Dinas SDABMBK, Janso Sipahutar, menyampaikan pihaknya akan menyiapkan saluran ducting dengan mempertimbangkan aspek perencanaan, regulasi, pembiayaan, serta kebutuhan teknis. Survei awal akan dilakukan guna menentukan lokasi prioritas yang akan menjadi percontohan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Sandra Dewi Situmorang, menekankan pentingnya sosialisasi menyeluruh kepada operator jaringan agar penataan kabel udara menjadi kabel tanam berjalan serempak dan tidak menimbulkan polemik di lapangan.
Dukungan juga datang dari Koordinator Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar. Ia menyebutkan perlunya pendataan ruas jalan berdasarkan kewenangan, baik jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten, agar proses relokasi tidak tumpang tindih.
Menurutnya, payung hukum yang jelas sangat dibutuhkan sebagai dasar sosialisasi kepada operator. APJATEL menyatakan siap membantu pemerintah daerah mengoordinasikan operator dalam proses penataan kabel udara menjadi kabel tanam.
Dari pihak PT Perusahaan Listrik Negara, disampaikan kesiapan mendukung program penataan kabel utilitas, termasuk menyiapkan anggaran pada ruas-ruas prioritas. PLN juga akan mengusulkan alokasi anggaran khusus untuk penataan kabel listrik serta mengharapkan pemanfaatan ducting tidak menggunakan skema sewa.
Selain itu, akan dilakukan identifikasi jenis kabel listrik yang digelar di wilayah Deli Serdang, termasuk kabel tegangan menengah 20 kV dan jaringan lainnya, agar penataan dilakukan terintegrasi dan aman.
Program penataan kabel utilitas ini diharapkan menjadi tonggak awal transformasi wajah perkotaan Deli Serdang yang lebih tertib, aman, dan representatif sebagai tuan rumah agenda nasional HUT APKASI 2026.
Ilham Gondrong
















