SIMEULUE Tribune Indonesia.com
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh, Ihya Ulumuddin, SP, SH, MH, melaksanakan kegiatan silaturrahmi dan reses bersama jajaran pengurus serta anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Simeulue. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka, sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat melalui insan pers.
Dalam kesempatan itu, Ihya Ulumuddin menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna mendengar, mencatat, dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa peran media sangat strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menyampaikan informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang kepada publik.
“Pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi. Melalui silaturrahmi ini, kita ingin memperkuat sinergi antara legislatif dan insan pers agar pembangunan di Simeulue dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran,” ujarnya Firnalis
Sebagai Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Ihya juga memaparkan sejumlah program dan prioritas kerja komisi yang berkaitan dengan bidang perdagangan, perindustrian, koperasi, dan investasi. Ia berharap dukungan media dalam mengawal kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Simeulue.
Sementara itu, perwakilan PWI Simeulue menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Mereka berharap komunikasi antara wakil rakyat dan insan pers terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai isu strategis di daerah dapat disampaikan secara konstruktif dan solutif.
Dialog yang berlangsung interaktif tersebut juga membahas tantangan dunia jurnalistik di daerah, termasuk peningkatan kapasitas wartawan, perlindungan profesi, serta pentingnya menjaga independensi pers di tengah dinamika politik dan sosial.
Kegiatan silaturrahmi dan reses ini diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama, sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun Simeulue yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing melalui kolaborasi antara legislatif dan media(*)



















