Data Korban Pascabencana di Bireuen Jangan Pilih Kasih

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen (DPRK) Bireuen, Surya Dharma SH, menegaskan kepada para camat agar tidak melakukan pendataan secara asal-asalan terhadap korban bencana banjir. Ia mengingatkan, seluruh bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak tidak boleh dipolitisasi.

“Semua jenis bantuan pemerintah pusat untuk korban bencana jangan dipolitisi, termasuk usulan data yang sampai saat ini masih simpang siur akibat tidak adanya penjelasan kategori yang jelas kepada para keuchik,” tegas Wakil Ketua DPRK Bireuen tersebut kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Surya Dharma, bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat bersumber dari APBN, sehingga tidak sepatutnya “dikotak-katik” di tingkat daerah. Ia menilai ketidakjelasan kategori, seperti perbedaan antara rumah rusak ringan, sedang, dan berat, menjadi salah satu penyebab kisruhnya data penerima.

“Kami mendengar langsung keluhan para keuchik terkait bantuan yang tidak tepat sasaran. Camat seharusnya melakukan evaluasi dan sosialisasi yang jelas terkait kriteria pendataan. Jangan asal-asalan,” ujarnya.

Surya Dharma juga menegaskan agar para camat bersama pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengkaji ulang data yang ada, guna memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan kepada camat agar tidak “buang badan” saat dipertanyakan oleh para keuchik terkait kejelasan data korban bencana, seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Gandapura dan Kecamatan Peusangan.

Baca Juga:  ​Terima Kunjungan PT HM Sampoerna, Kodaeral VIII Jajaki Sinergi Pembangunan Masyarakat

“Kami menyesalkan sikap camat yang mengaku tidak mengetahui data yang dinilai amburadul, khususnya di Kecamatan Gandapura dan Peusangan. Jangan bilang tidak tau, pendataan awal tetap di kecamatan, jadi camat harus bertanggung jawab atas data yang keliru,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah keuchik di Kecamatan Gandapura dan Peusangan memprotes penyaluran bantuan, baik Dana Tunggu Hunian (DTH) maupun bantuan daging meugang bagi korban banjir yang dinilai tidak tepat sasaran. Mereka menilai pendataan belum akurat sehingga memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Beberapa Keuchik di Bireuen menyebutkan, bantuan DTH tidak merata dan terkesan pilih kasih. Mereka meminta pemerintah daerah segera membenahi data penerima agar tidak menimbulkan polemik di tingkat desa.

Para keuchik juga tidak mau namanya disebutkan, karena jika mereka berbicara di media, mereka mengaku akan ditegur oleh camat dan bupati serta mereka pasti akan disuruh klarifikasi jika berita mereka ditayangkan oleh awak media.

“Data jangan amburadul dan jangan pilih kasih. Kalau desa lain dapat, kami juga harus ada. Jangan sampai masyarakat mempertanyakan kepada kami, kenapa desa lain dapat sementara mereka tidak,” kata para keuchik. (*)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51

Kepling Pantai Burung di Balik Pod Getar

Selasa, 1 September 2026 - 21:08

Coba Kelabuhi Petugas Lewat Alas Kaki, Pengunjung Lapas Bitung Ditangkap Bersama Barang Bukti

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:43

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Tiga Tersangka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:54

Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:54

Gudang Narkoba di Pekanbaru Dibongkar, Polisi Sita 4 Kg Sabu dan Buru Pengendali Jaringan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:24

Sinergi Makin Solid, Kajari Subulussalam Andie Saputra SH Ajak Jajaran Kejaksaan dan PN Singkil Perkuat Kebersamaan Lewat Tennis Persahabatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:03

Tak Lupakan Jasa Senior, Polres Subulussalam Gelar Anjangsana Penuh Haru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20