Dipicu Konflik Rumah Tangga, Seorang Ayah di Bitung Nekat Ancam Nyawa Anak Sendiri

- Editor

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com –

Ketegangan menyelimuti Kelurahan Batu Lubang, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung, pada Sabtu (14/02).

Seorang balita berusia tiga tahun nyaris menjadi korban kekerasan setelah ayah kandungnya, pria berinisial JL (36), diduga melakukan pengancaman pembunuhan menggunakan senjata tajam di kediaman mereka.

​Aksi nekat pelaku disinyalir dipicu oleh konflik rumah tangga yang meruncing. JL diduga kehilangan kendali emosi saat berselisih paham dengan istrinya yang saat ini tengah mengadu nasib sebagai pekerja migran di luar negeri, hingga menjadikan darah dagingnya sendiri sebagai sasaran pelampiasan.

​Mendapat informasi genting tersebut sekitar pukul 17.10 WITA, jajaran Polsek Lembeh Selatan tidak membuang waktu.

Personel piket SPKT langsung dikerahkan menuju Lingkungan II, lokasi tempat kejadian perkara, guna merespons laporan masyarakat yang masuk sore itu.

​Dalam upaya penyelamatan, aparat mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap terukur.

Petugas menjalin koordinasi intensif dengan perangkat lingkungan setempat untuk mengepung titik lokasi guna memastikan keselamatan nyawa sang balita tidak terancam saat proses pengamanan berlangsung.

​Kehadiran sigap petugas membuahkan hasil positif. Tanpa perlawanan yang berarti, JL berhasil diringkus oleh personel kepolisian.

Sementara itu, sang anak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka fisik sedikit pun, meski sempat berada dalam situasi yang sangat mencekam.

Baca Juga:  Gelar sosialisasi di Desa Baru Cega kenakalan Remaja tingkatkan keamanan di kecamatan Batang Kuis 

Kapolsek Lembeh Selatan, Jhon Marisi, SH, menegaskan bahwa prioritas tertinggi dalam operasi cepat tersebut adalah proteksi terhadap korban.

Ia menyatakan bahwa setiap detik sangat berharga untuk mencegah terjadinya dampak fatal bagi anak yang masih di bawah umur tersebut.

​Pasca pengamanan di lokasi, pelaku langsung digelandang ke Mako Polsek Lembeh Selatan untuk menjalani pemeriksaan awal.

Namun, mengingat kasus ini melibatkan anak di bawah umur, penanganan perkara kini resmi dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bitung untuk diproses secara hukum.

​Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, memberikan peringatan keras bahwa kekerasan terhadap anak memiliki konsekuensi hukum yang berat.

‎“Ancaman atau kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis, memiliki konsekuensi hukum yang serius. Polri berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada anak serta menindak tegas setiap bentuk kekerasan,”

Ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Polri berkomitmen penuh dalam mengawal kasus ini hingga tuntas demi menjamin keadilan bagi korban yang termasuk kelompok rentan.

​Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyelesaikan kemelut rumah tangga.

Kejadian ini diharapkan menjadi pengingat bagi para orang tua agar tidak menyeret anak ke dalam pusaran konflik orang dewasa, sekaligus mempertegas peran Polri sebagai pelindung nyata di tengah masyarakat. (Kiti)

Berita Terkait

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal
Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:17

Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:10

Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33