Dugaan Praktik Politik 2024 Warnai Rekrutmen P3K Aceh Singkil 238 Peserta Akan Dilaporkan ke PTUN Banda Aceh

- Editor

Kamis, 21 Agustus 2025 - 02:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | TribuneIndonesia.com

Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2024 diduga sarat praktik kecurangan. Sejumlah tenaga honorer mengungkap adanya ratusan nama “siluman” yang dinyatakan lulus meski tidak pernah tercatat sebagai honorer.

Perwakilan tenaga honorer Aceh Singkil, Edi Suherman, menyebut pihaknya menemukan sedikitnya 238 nama yang diduga tidak sesuai prosedur dalam seleksi tersebut. Temuan ini akan segera dilaporkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh.

“Sebagian peserta yang lulus tidak pernah honor, ada juga yang sudah berhenti dua sampai tiga tahun tetapi tetap dinyatakan lulus,” ungkap Edi, Senin (18/8/2024).

Berdasarkan data yang diklaim hasil temuan di lapangan, sebaran dugaan nama siluman tersebut berada di sejumlah kecamatan, di antaranya:

  • Kecamatan Singkil: 79 orang
  • Kecamatan Singkil Utara: 7 orang
  • Kecamatan Kuala Baru: 3 orang
  • Kecamatan Pulau Banyak: 28 orang
  • Kecamatan Pulau Banyak Barat: 5 orang
  • Kecamatan Gunung Meriah (Rimo): 69 orang
  • Kecamatan Singkohor: 9 orang
  • Kecamatan Danau Paris: 14 orang
  • Kecamatan Suro: 12 orang
  • Kecamatan Simpang Kanan: 9 orang, Total: 238 orang.
Baca Juga:  Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Tenaga honorer mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, khususnya BKPSDM, untuk segera menindaklanjuti dugaan kecurangan ini.

Sekretaris KAKI Aceh, Purn TNI Zulsyafri, menegaskan pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk turut melapor.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki bukti konkret agar melapor untuk melengkapi berkas gugatan. Pemkab harus mendukung pemberantasan P3K siluman ini, karena banyak honorer yang sudah belasan tahun mengabdi justru tidak lulus akibat formasi diisi oleh nama-nama tidak jelas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Namun, KAKI Aceh memastikan akan terus menelusuri kasus ini hingga tuntas. Zulsyafri menutup:

“Kami akan tetap berupaya mendapatkan keterangan resmi terkait dugaan 238 P3K bermasalah ini. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan, karena menyangkut nasib ratusan honorer yang telah lama mengabdi.”

Berita Terkait

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia
Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?
Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan
Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas
Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru
Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap
Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda
Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:08

​Hengky Honandar Hadiri Pisah Sambut Ketua BPMJ GMIM Eden Danowudu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:50

PANITIA DUSUN SUKA DAMAI SUKSES GELAR RESEPSI HUT RI KE-81 DESA SINABANG

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:36

Netralitas Dipertaruhkan! Pengawas Akui Pelanggaran Sekdes Lae Mbersih, Sanksi Belum Diputuskan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:10

Belum Kami Musyawarahkan, Kok Sudah Beredar?” Anggota P2K Bongkar Polemik Sanggahan 35 Warga Lae Ikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:10

PANITIA DUSUN SUKA DAMAI SUKSES GELAR RESEPSI HUT RI KE-81 DESA SINABANG

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:19

Imigrasi Denpasar Dalami Pengusiran Tiga WNA di Tempat Kebugaran (A Fitness) Sukawati

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:31

Sabet Juara 1 Putri dan Top 1 Following, Kontingen Pramuka Bitung Borong Penghargaan di Jamnas 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x