DUGAAN KERUGIAN NEGARA DI RSUD MUYANG KUTE “Publik Desak Audit Menyeluruh, Desakan Pencopotan Direktur Menguat”

- Editor

Selasa, 22 Juli 2025 - 06:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah provinsi Aceh (doc)

Caption : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah provinsi Aceh (doc)

Bener Meriah | TribuneIndonesia.com

Dugaan kerugian negara sebesar Rp800 juta yang mencuat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Kabupaten Bener Meriah, kini menjadi perhatian luas masyarakat. Nilai fantastis tersebut disebutkan baru berasal dari satu poli, yakni Poli Jiwa.

Temuan ini memicu sorotan tajam dari publik dan berbagai elemen masyarakat. Banyak pihak menilai perlu dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh unit pelayanan di rumah sakit tersebut, guna memastikan tidak ada praktik serupa di poli lainnya.

“Jangan hanya Poli Jiwa yang diaudit. Bisa saja ini pola sistematis yang terjadi di seluruh poli. BPJS harus bertindak tegas dan transparan,” ujar salah seorang warga.

Desakan terhadap BPJS Kesehatan untuk segera turun tangan melakukan audit internal secara menyeluruh pun semakin menguat. Warga menilai audit yang dilakukan hanya pada satu poli berpotensi menutup peluang terbongkarnya praktik serupa di unit layanan lain.

Seorang sumber internal rumah sakit menyebutkan bahwa sistem pendataan pasien di RSUD Muyang Kute telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), sehingga kecil kemungkinan terjadinya kesalahan input secara berulang.

 “Kalau pakai SIMRS, mustahil kesalahan input bisa menyebabkan kerugian sebesar itu. Jangan-jangan ini bukan kesalahan input, tapi manipulasi data oleh pihak tertentu,” ujar sumber tersebut.

Sebelumnya, Direktur RSUD Muyang Kute sempat menyebut bahwa kesalahan input data menjadi penyebab munculnya angka dugaan kerugian tersebut. Namun penjelasan tersebut justru menuai kecurigaan dari publik. Banyak pihak menilai pernyataan itu tidak masuk akal dan terkesan sebagai bentuk pengalihan isu.

Baca Juga:  Opini: Kuatnya Tahta Direktur RSUD Muyang Kute di Tengah Derasnya Badai Masalah

Situasi ini pun mendorong munculnya desakan dari berbagai elemen masyarakat agar Direktur RSUD Muyang Kute, dr. Sri Tabahati, segera dicopot dari jabatannya. Masyarakat menilai pimpinan rumah sakit harus bertanggung jawab atas kekisruhan yang terjadi, apalagi jika terbukti ada kelalaian sistemik dalam pengelolaan data dan anggaran.

“Kalau benar ada kerugian negara dan manipulasi data, maka Direktur rumah sakit tidak bisa lepas tangan. Ini bentuk tanggung jawab moral dan jabatan,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Upaya konfirmasi kepada Direktur RSUD Muyang Kute telah dilakukan redaksi melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, dr. Sri Tabahati belum memberikan tanggapan.

Kini, tekanan publik terhadap pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan semakin kuat. Masyarakat berharap kasus ini segera diusut tuntas, dan pihak yang bertanggung jawab, baik secara teknis maupun struktural, dapat diberikan sanksi tegas demi menjaga integritas layanan publik di bidang kesehatan. (Ct075)

Berita Terkait

PENA PUJAKESUMA dan LPSA Srikandi Aceh Tamiang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jelang Idulfitri
Tenaga Pengajar SD Negeri Datu Derakal Keluhkan Dugaan Pemotongan Gaji oleh Kepala Sekolah
Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan Untuk Kenyamanan Masyarakat Kota Sinabang Menyabut Hari Raya Idhul Fitri
APH Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi SPBU Kompak Simeulue
GMNI Aceh Tengah Sebut Oknum PERKIM Manipulasi Data Korban Bencana
Ketua DPW P2BMI Buat Laporan Pencemaran Nama Baik, Namun Sejak Januari 2025 hingga Maret 2026 Belum Ada Perkembangan di Polresta Deli Serdang
Bupati Monas Buka Puasa Bersama Dengan Para Wartawan Di Kabupaten Simeulue Agar Sinergitas Terjaga selama nya
Dua TikToker Bertemu pada Momentum Buka Puasa Bersama NSS Grong-Grong
Berita ini 896 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:27

​Sinergi Aparat dan Warga Kawal Khidmatnya Idul Fitri 1447 H di Bitung

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:43

Ketua DPD Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) mengucapkan:

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:51

Bitung Siaga Penuh: Satuan Gabungan Amankan Malam Takbiran 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:25

Badan POM Untuk Uji Laboratorium Daging Yang Diduga Bauk Busuk Agara

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:55

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:49

P Jasa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026,Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:47

HRD Soroti Respon Bupati Bireuen;Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:23

Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Takbir Menggema di Sei Semayang, Idul Fitri menjadi Kemenangan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:39

Pemerintahan dan Berita Daerah

Takbir Membelah Malam Ramunia, Bupati Turun Melepas Pawai Obor Spektakuler

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:02

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x