Bitung | Tribuneindonesia.com –Kejaksaan Negeri Bitung Perkuat Kolaborasi bersama Perumda Duasudara di Kantor Kejari Bitung demi menjamin kepastian hukum pelayanan publik, Rabu (06/05/26)
Pertemuan formal ini menjadi momentum krusial bagi kedua instansi untuk menyelaraskan visi dalam mendukung pembangunan daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Erwin Widihantono, S.H., M.H. didampingi jajaran Kasi dan Kasubag, menyambut langsung kunjungan silaturahmi jajaran direksi penyedia air bersih tersebut.
Direktur Utama Perumda Air Minum Duasudara, Sir Alfred Salindeho S.E., M.M Pimpin Audiensi Strategis ke Korps Adhyaksa untuk memantapkan koordinasi lintas sektoral.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Perumda memaparkan berbagai tantangan operasional yang memerlukan sudut pandang legalitas.
Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi manajerial guna memastikan setiap kebijakan perusahaan tetap berada pada koridor hukum yang berlaku di wilayah Kota Bitung.
Good Corporate Governance Menjadi Fokus Utama dalam diskusi intensif yang melibatkan pejabat struktural Kejari dan manajemen Perumda.
Implementasi tata kelola perusahaan yang baik dinilai menjadi kunci utama dalam menghindari potensi penyimpangan administratif maupun hukum.
Kejari Bitung menegaskan kesiapannya dalam memberikan supervisi agar setiap langkah ekspansi perusahaan air minum tersebut berjalan sesuai regulasi.
Pendampingan Hukum Secara Menyeluruh Diberikan Kejari Bitung untuk mendukung kelancaran distribusi air bersih bagi masyarakat luas.
Melalui fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejaksaan berkomitmen memberikan pengawalan terhadap proyek-proyek strategis Perumda.
Kerja sama ini diharapkan mampu meminimalisir hambatan hukum yang kerap muncul dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar warga akan air bersih.
Sementara itu, Penutup pertemuan tersebut menandai babak baru sinergitas yang lebih solid antara aparat penegak hukum dan badan usaha milik daerah.
Dengan pengawasan yang ketat dan pendampingan yang tepat, kualitas layanan publik di Bitung diproyeksikan akan meningkat secara signifikan di masa mendatang. (kiti)















