TAMPERAK dan LHI Soroti Blackout Listrik, Ribuan Ayam Mati dan UMKM di Aceh-Sumatra Merugi

- Editor

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh | TribuneIndonesia.com – Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) dan Laskar Hukum Indonesia (LHI), Purnawirawan TNI Zulsyafri, menyoroti terjadinya blackout arus listrik yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan peternak ayam.

Menurut Zulsyafri, ribuan pelanggan PT PLN (Persero) mengaku kecewa berat terhadap pelayanan perusahaan listrik negara tersebut. Pasalnya, aliran listrik yang sempat padam hingga pekan ini disebut belum juga stabil kembali.

“Kami menilai pemadaman listrik yang berlarut-larut ini telah merugikan masyarakat luas, khususnya pelaku usaha ternak ayam yang mengalami kematian ribuan ekor ternak serta para pelaku UMKM yang kehilangan penghasilan akibat aktivitas usaha terganggu,” ujar Zulsyafri kepada media, Kamis (28/5/2026).

Ia menegaskan, masyarakat di Aceh dan Sumatra merasa dirugikan secara ekonomi akibat padamnya listrik yang berkepanjangan. Banyak barang dagangan rusak, pelanggan kecewa, hingga roda perekonomian masyarakat terganggu.

“Warga masyarakat di Aceh dan Sumatra banyak yang merasa dirugikan karena usaha mereka terlantar. Barang dagangan rusak, pelanggan kecewa, dan roda perekonomian terganggu. Kami menyesalkan kinerja PLN yang tidak becus,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Dilaporkan ke Propam atas Dugaan Terima Uang Damai Ratusan Juta

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga yang terdampak blackout listrik. Mereka mengaku aktivitas sehari-hari lumpuh akibat padamnya listrik, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga usaha kecil yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

“Es mencair, masakan basi, ribuan ternak ayam mati, dagangan rusak dan usaha terpaksa berhenti. Padahal kami selalu taat bayar tagihan tanpa pernah telat,” ungkap seorang pedagang dengan nada kesal.

Tidak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi ekonomi yang semakin sulit pasca banjir, sementara sejumlah bantuan pemerintah disebut belum juga terealisasi.

“Bantuan pascabanjir belum cair, seperti bantuan jadup, bantuan perabotan rumah tangga, dan bantuan rehab rumah. Padahal kami mencari nafkah dari hari ke hari untuk kebutuhan keluarga,” ujar warga lainnya.

Atas kondisi tersebut, Zulsyafri berharap pihak PLN segera memberikan solusi nyata agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan setiap kali terjadi gangguan listrik.

“Kami berharap PLN dapat menyediakan pasokan listrik cadangan setiap kali ada perbaikan atau gangguan. Warga hanya meminta keadilan, jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” pungkasnya. ($$)

Berita Terkait

Bali CEB dan Pemprov Bali Dorong MICE Internasional Berbasis Budaya dan Keberlanjutan
LDII Bali Terima Seekor Kambing Dari Tokoh Puri Grendeng, Pertahankan Kerukunan Umat Beragama
Pernyataan Sikap Dan Seruan Moral : Dugaan Praktek Prostitusi Di Aceh Tengah
Jatiluwih Festival VII 2026 Hadirkan Ajang Lari 2.000 Peserta Bersama ASITA
Jatiluwih Kembali Raih Penghargaan Internasional, Manajer DTW Tegaskan Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di Ajang Eksklusif Asia
Sekdis P3AP2KB Deli Serdang Disorot, Plat Putih Diganti Usai Dumas Masuk ke BKAD
PT SWP Padukan Berkah Idul Adha Dengan Digitalisasi Petani Kopi Mentawak ji
TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Drainase Tersumbat Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Genangan Air
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:07

Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:54

Gerebek Gubuk Maut di Pancur Ido! Pengedar Sabu Dibekuk Saat Racik Paket Haram, Polisi Sita 2 Gram Narkotika

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:08

Bobol Mess Polda Aceh di Medan, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Medan Kota Kerugian Capai Rp200 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:32

Tim Cobra Polres Binjai Ringkus Dua Begal Sadis, Aksi Cepat Aparat Redam Kemarahan Warga

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:25

Miris, Bocah 11 Tahun Diduga Dianiaya Dua Perempuan Dewasa di Pidie

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:31

Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Amankan 62 WNA Bermasalah

Minggu, 5 April 2026 - 23:52

Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Sabu di Pondok Kebun, Barang Bukti Disembunyikan di Bawah Pohon Pinang

Minggu, 5 April 2026 - 23:45

Dua Petani di Aceh Tenggara Tertangkap Tangan Miliki Sabu, Sempat Buang Barang Bukti Saat Digerebek

Berita Terbaru