Babinsa Koramil 08/Gandapura Bantu Petani Ikat Batang Timun, Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan

- Editor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Koramil 08/Gandapura Kodim 0111/Bireuen, Sertu Darmadi, melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu mengikat batang tanaman timun milik Bapak Husein di Desa Cot Tube, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membina wilayah sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Pengikatan batang timun dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 06/Peusangan Ajak Warga Gotong Royong Bangun Lorong Desa.

Sertu Darmadi mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah para petani merupakan wujud nyata dukungan TNI AD terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Selain membantu meringankan pekerjaan petani, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian semakin meningkat, sehingga mampu mendukung tercapainya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:07

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan

Kamis, 5 November 2026 - 09:58

Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:08

Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir

Berita Terbaru