​DPRD Bitung Serap Aspirasi Warga Maesa: Dari Krisis Infrastruktur Hingga Teka-Teki Dana Duka

- Editor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Franky Julianto ST, Saat Reses di Kantor Kecamatan Maesa. (Ft. talia)
‎
‎

‎Franky Julianto ST, Saat Reses di Kantor Kecamatan Maesa. (Ft. talia) ‎ ‎

Bitung | Tribuneindonesia.com – ​Anggota DPRD Kota Bitung dari Daerah Pemilihan (Dapil) Satu Kecamatan Maesa, Franky Julianto, S.T., menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Kedua untuk Tahun Sidang 2025–2026, Selasa (04/08/26).

Pertemuan tatap muka tersebut menjadi ajang kritis bagi warga lokal untuk menyampaikan sederet persoalan krusial yang mengendap di wilayah mereka.

​Isu infrastruktur dasar menjadi topik utama yang mencuat dalam dialog tersebut, khususnya keluhan mengenai buruknya sistem saluran air.

Warga menyoroti drainase setempat yang kini sudah tidak layak penampungannya akibat penumpukan sampah parah yang tak kunjung terurai, hingga kerap memicu genangan air di kawasan permukiman PUPR dan Perkim.

​Selain keluhan fisik lingkungan, ketidakpastian bantuan sosial turut menyulut kegelisahan masyarakat, khususnya terkait pencairan dana duka.

Salah seorang warga mengungkapkan kekecewaannya lantaran santunan duka bagi anggota keluarganya yang meninggal dunia hampir dua tahun lalu tak kunjung terealisasi dan hanya menyisakan janji dari Dinas Sosial.

​Gejolak birokrasi tingkat bawah pun turut dipertanyakan setelah Kepala Lingkungan 4, Safrudin Musa, menyuarakan keberatan atas pemberhentian dirinya secara mendadak.

Ia menuntut kejelasan mengenai kriteria dan prosedur tata kelola pemerintahan kelurahan yang terkesan sepihak tersebut.

​Sorotan tajam warga juga tertuju pada proyek relokasi perumahan Waleleng bagi warga terdampak kawasan pelabuhan yang menelan anggaran pusat sekitar Rp50 miliar.

Warga menilai sekitar 60 persen unit rumah di lokasi baru justru tidak layak huni, bahkan mencatat adanya kelalaian teknis ekstrem seperti posisi septic tank WC yang terpasang di atas bangunan rumah.

Baca Juga:  Dinsos Provinsi Banten Ditemani Tim Dinsos Kabupaten Lakukan Monitoring Lumsos di Kabupaten Pandeglang

​Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Franky Julianto menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap persoalan ke meja dewan.

Terkait sektor keamanan lingkungan, Franky mendorong warga dan pemerintah setempat untuk segera mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (Poskamling) guna mengantisipasi gangguan ketertiban masyarakat.

​Mengenai keluhan dana duka, Politisi Kota Bitung ini meluruskan bahwa skema pembayaran tahun anggaran 2024 telah dirampungkan, sementara tunggakan tahun 2025 diselesaikan secara bertahap.

Ia mengingatkan warga bahwa kepemilikan akta kematian resmi menjadi syarat mutlak agar proses pencairan tidak tertahan di dinas terkait.

​Guna memastikan pembangunan yang berkelanjutan, Franky meminta pihak kelurahan untuk segera menyerahkan dokumen Rencana Kerja (Renja) secara akurat.

Langkah cepat ini dinilai penting agar DPRD Kota Bitung memiliki pijakan kajian mendalam saat menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) untuk tahun anggaran 2027 mendatang.

​Perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bitung yang hadir di lokasi mengapresiasi evaluasi menohok dari warga terkait kondisi fisik Perumahan Waleleng.

Pihaknya berjanji akan melaporkan temuan tanggul rusak dan kekeliruan pengerjaan septic tank tersebut kepada pimpinan serta menjadwalkan pembahasan lintas dinas bersama Dinas Sosial dan Dinas Pertanahan.

​Menutup rangkaian tanggapan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen memanfaatkan alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna mempercepat penanganan sampah dan perbaikan lingkungan lokal.

Sejalan dengan hal itu, Dinas Sosial menegaskan bahwa pemenuhan hak dana duka terus berjalan secara bertahap, di mana sisa kewajiban tahun 2025 dan usulan tahun 2026 diprioritaskan rampung pada tahun berjalan. (kiti)

Berita Terkait

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung
Peringati HKN ke-62, Dinkes Simeulue Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Sanitasi di Pelabuhan Malasin​
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T
Rumah Mewah anggota Dewan Deli Serdang Jadi Sorotan, GRPK Desak Transparansi PBG dan Sumber Dana
Bobol Rumah Tetangga Saat Terlelap, Pelaku Pencurian Mobil di Bitung Terancam 7 Tahun Penjara
Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas
YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:19

Mewakili Walikota Bitung, Camat Aertembaga Resmi Tutup Rangkaian HUT ke-103 Negeri Air Tembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:32

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Sabtu, 19 September 2026 - 09:25

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T

Sabtu, 19 September 2026 - 09:23

Rumah Mewah anggota Dewan Deli Serdang Jadi Sorotan, GRPK Desak Transparansi PBG dan Sumber Dana

Sabtu, 19 September 2026 - 04:30

Bobol Rumah Tetangga Saat Terlelap, Pelaku Pencurian Mobil di Bitung Terancam 7 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 03:39

Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas

Sabtu, 19 September 2026 - 02:32

Baznas Salurkan Zakat ASN untuk Rehabilitasi Tujuh Rumah Warga

Berita Terbaru