







Ketua TAMPERAK dan LHI Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, menegaskan bahwa JKA merupakan hak dasar masyarakat yang tidak boleh diganggu oleh kepentingan apa pun. Menurutnya, program tersebut lahir dari proses panjang dan penuh perjuangan rakyat Aceh.
“Perlu diingat bersama, JKA itu bukan sekadar program biasa. JKA adalah hasil perjuangan panjang demi menjamin kesejahteraan kesehatan masyarakat Aceh. Ini merupakan hak mutlak yang diperjuangkan dengan darah dan air mata rakyat Aceh,” tegas Zulsyafri.
Ia mengingatkan agar program yang telah berjalan dengan baik tersebut tidak diubah ataupun diganggu dengan berbagai alasan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.
“Yang sudah ada dan berjalan baik jangan diganggu. Justru yang perlu diperjuangkan adalah hak-hak rakyat Aceh yang hingga saat ini belum terpenuhi,” lanjutnya.
Zulsyafri juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak mencoba mengusik hak masyarakat yang telah ada, terlebih menyangkut layanan kesehatan yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat luas.
“Jangan coba-coba mengusik hak yang sudah ada, apalagi itu hak yang sangat berharga bagi rakyat. Fokuslah memperjuangkan apa yang belum menjadi hak rakyat Aceh, bukan malah merusak program yang sudah berjalan baik,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh, LSM, dan komite untuk bersatu mengawal perjuangan Haji Uma dalam menjaga keberlangsungan JKA.
“Mari seluruh rakyat Aceh bersatu bersama tokoh masyarakat dan LSM untuk mengawal apa yang diperjuangkan Haji Uma, agar JKA tetap utuh dan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh terus berjalan dengan baik tanpa terganggu kepentingan tertentu,” tutup Zulsyafri.
Berita Terkait

Berita Terbaru
Berita Terkait
Sabtu, 25 April 2026 - 08:11
Langkah Cepat Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Pelajar, HRD Apresiasi Kapolres Bireuen dan JajarannyaSabtu, 25 April 2026 - 08:05
Perkuat Peran Sosial, Taruna Poltekpel Malahayati Aceh Safari Subuh dan Gotong Royong di Masjid Jami’ Lueng BataSabtu, 25 April 2026 - 01:04
Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa Kabupaten Aceh tenggara dalam Satu HariSabtu, 25 April 2026 - 00:39
Polres Bireuen Ungkap Penyebab Meninggalnya Dua Remaja Asal Siampang MamplamSabtu, 25 April 2026 - 00:02
Pererat Silaturahmi, Rukman Rasyid Sambangi Open House Keluarga Jamir Abas-YusufJumat, 24 April 2026 - 14:40
Dugaan Dana BOS SMAN 2 Lawe Sigala-Gala Aceh Tenggara diduga Banyaknya olahJumat, 24 April 2026 - 14:35
Mantan Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati Gabung ke PKBJumat, 24 April 2026 - 13:04
Hangatnya Penyambutan Erwin Widihantono: Babak Baru Kolaborasi Pemkot Bitung dan KejaksaanBerita Terbaru
Sosial
Langkah Cepat Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Pelajar, HRD Apresiasi Kapolres Bireuen dan Jajarannya
Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:11
Sosial
Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:05
Pemerintahan dan Berita Daerah
Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Dorong Ekonomi Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak
Sabtu, 25 Apr 2026 - 06:30
Pemerintahan dan Berita Daerah
Komitmen Politik Dan Keteladanan Sekretaris Komisi VII DPR Aceh Hadir Safari Dakwah Kolbu
Sabtu, 25 Apr 2026 - 05:25
Pemerintahan dan Berita Daerah
Desa Mesjid dan Muspika Batang Kuis Gencarkan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Sabtu, 25 Apr 2026 - 03:06
April 19, 2026 | 2:51 am WIB

April 13, 2026 | 7:03 am WIB
Januari 29, 2026 | 10:00 am WIB
